Pj Bupati Bengkalis Lantik Penghulu Adat Kecamatan Mandau

Harijal - Sabtu, 31 Oktober 2015 20:03 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2015/10/cded68102015_KM-Pj-Bupati-Bengkalis-mela.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
RE
Pj Bupati Bengkalis Ahmad Syah Harrofie melantik Penghulu Adat se Kecamatan Mandau

Kabar Melayu (DURI) - Kepercayaan yang diberikan kepada seseorang memegang tampuk Penghulu Adat di desa/kelurahan, mengandung makna dan konsekuensi mampu menjunjung adat dan martabat Melayu di Bumi Lancang Kuning. Untuk itu, penghulu beserta pengurus adat diminta mempertahankan nilai-nilai adat istiadat Melayu di tengah arus globalisasi.

Demikian diungkapkan Pj Bupati Bengkalis, Ahmad Syah Harrofie dalam pelantikan penghulu adat se Kecamatan Mandau di halaman Gedung Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Mandau, Sabtu (31/10/2015). Dikatakannya, penghulu adat harus dapat memainkan peran sebagai figur yang diteladani, yaitu sosok yang perginya menjadi tempat bertanya dan pulang membawa berita. Untuk itu, penghulu adat hendaknya dapat memposisikan diri sebagai orang didahulukan selangkah dan ditinggikan seranting.  

Saat ini masyarakat dihadapkan dengan pergeseran dan perubahan nilai-nilai budaya, mulai dari perkotaan sampai ke ceruk-ceruk perkampungan. Hal ini tak lepas dari pengaruh negatif kemajuan teknologi yang membawa beragam perubahan dalam tatanan kehidupan manusia.

Sejalan itu, kehidupan tradisional cenderung semakin jauh ditinggalkan orang. Setiap pribadi, puak atau kaum berpacu menempatkan diri ke dalam barisan terdepan memperebutkan peluang yang dapat memberikan kesejahteraan bagi kehidupan mereka. Tak jarang pula muncul pola pikir dan prilaku yang mengabaikan nilai-nilai luhur agama, budaya dan norma-norma sosial yang terdapat di dalam masyarakat.

"Oleh orang-orang tua Melayu, ini disebut lupa diri atau lupa pakaian. Orang yang lupa diri atau lupa pakaian, tidak jarang melakukan perbuatan yang merugikan masyarakat dan bangsanya," ungkap Ahmad Syah Harrofie.

Berkenaan dengan pelantikan penghulu adat se Kecamatan Mandau, Pj Bupati menaruh harapan besar agar seluruh pemangku kepentingan adat benar-benar dapat memberikan sumbangsih, khususnya membentengi generasi muda dari berbagai dampak negatif kemajuan Iptek yang tengah berkembang pesat.

Terlihat hadir dalam pelantikan Penghulu Adat se Kecamatan Mandau ini Wakil Ketua DPRD Bengkalis Kaderismanto, anggota DPRD Bengkalis Hendri, Fidel Fuadi, Tamrin Mali, Fransisca Pengurus Harian LAMR Kabupaten Bengkalis, Nurnawawi, Plt Camat Mandau Sapon, Kapolsek Mandau Kompol Taufik Hidayat serta Danramil 06 Mandau Kapten (Inf) Y Mendrofa.

Sukseskan PembangunanDi sisi lain, Pj Bupati Bengkalis Ahmad Syah Harrofie mengatakan bahwa keberhasilan pembangunan khususnya pemberdayaan masarakat, tidak terlepas dari peran tokoh adat. Untuk itu Ahmad Garrofie berharap peran aktif LAMR Kecamatan Mandau untuk mensukseskan pembangunan yang sesuai dengan nilai-nilai adat di Negeri Junjungan ini.

Dalam melaksanakan program pembangunan, kata Ahmad, sangat diperlukan fondasi dan pilar yang kokoh, yaitu rasa kebersamaan serta semangat persatuan dari segenap masyarakat tanpa terkecuali. Tanpa semua itu, pembangunan yang dilaksanakan tidak akan berjalan baik.

"Dengan kata lain, semua pihak ikut menentukan berhasil tidaknya pembangunan di daerah ini. Siapa dan apapun posisinya, banyak hal yang dapat dilakukan, sehingga ke depannya negeri ini kian cemerlang, gemilang dan terbilang," ujar Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Masyarakat Provinsi Riau ini. (REC)

Berita Terkait

Pemerintahan

Unik, Serombongan Debt Collector di Pekanbaru Bawa Bunga dan Berjoget

Pemerintahan

Akhyar Ilyas Tukangi PSPS Pekanbaru

Pemerintahan

Buka Muskab Korpri Inhil, Bupati Herman Tekankan Penerapan Manajemen Talenta

Pemerintahan

LPS Diharapkan Buat Terobosan Baru dalam Pengelolaan Sampah

Pemerintahan

LAMR Minta Masalah TKD Segera Dituntaskan

Pemerintahan

Jelang Penetapan RAPBN 2027, Hendry Munief Sinkronisasi Program dengan Dispar dan Disperindag Riau