Wabup Husni Sebut Berzakat Bentuk Solidaritas Sosial

Redaksi - Minggu, 04 Agustus 2024 15:08 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2024/08/_9873_Wabup-Husni-Sebut-Berzakat-Bentuk-Solidaritas-Sosial.png): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
Foto: Diskominfotik Siak
SIAK, kabarme;ayu.com - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Siak, mendistribusikan zakat pola konsumtif tahap II tahun 2024 kepada 197 mustahik di lima kampung di Kecamatan Siak. Acara ini berlangsung di Masjid Ar Rahmat, Kampung Rempak, Kecamatan Siak, Kamis (1/8/2024).

Dalam pendistribusian tahap II tahun 2024 ini, total zakat yang dibagikan mencapai Rp344.587.000. Wakil Bupati Siak, Husni Merza, mengatakan dana zakat yang dibagikan diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan hidup mustahik di lima kampung tersebut, yaitu Langkai, Merempan Hulu, Rawang Air Putih, Suak Lanjut, dan Tumang.

"Zakat ini adalah bentuk kepedulian kita kepada sesama, khususnya bagi mereka yang membutuhkan. Kami berharap, dengan pendistribusian zakat ini, dapat membantu dan mengurangi beban hidup saudara-saudara kita," ujarnya.

Husni juga memberikan pesan yang mendalam kepada masyarakat mengenai pentingnya bersedekah dan berzakat sebagai bentuk solidaritas sosial. Ia menekankan bahwa bersedekah tidak hanya membantu mereka yang membutuhkan, tetapi juga membersihkan harta dan mendatangkan berkah.

"Mari kita bersama-sama meningkatkan kepedulian dan berbagi rezeki kepada sesama. Bersedekah tidak hanya membantu mereka yang membutuhkan, tetapi juga membersihkan harta kita dan mendatangkan keberkahan. Sementara Sedekah adalah investasi akhirat yang tidak akan pernah merugikan. Bahkan, dengan bersedekah sekecil Rp 500 sehari, kita bisa mendapatkan keberkahan yang besar dari Allah," tegasnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk menjadikan sedekah sebagai kebiasaan sehari-hari, bukan hanya ketika ada acara tertentu.

"Kita perlu menanamkan nilai-nilai kebaikan dan kepedulian dalam diri kita dan keluarga kita. Dengan bersedekah secara rutin, kita membantu mengurangi kesenjangan sosial dan ekonomi di masyarakat. Ini juga bentuk rasa syukur kita atas rezeki yang diberikan Allah untuk kita," tambah Husni Merza.

Ketua BAZNAS Kabupaten Siak, Samparis Bin Tatan, juga menekankan pentingnya zakat sebagai salah satu pilar ekonomi dalam Islam.

"Zakat yang kita distribusikan ini diharapkan bisa memberikan dampak positif dalam kehidupan mustahik, membantu mereka dalam memenuhi kebutuhan pokok, dan mengurangi kesenjangan ekonomi," ucapnya.

Zakat konsumtif ini merupakan program unggulan Siak Peduli oleh BAZNAS Kabupaten Siak yang bertujuan untuk membantu fakir miskin dalam pemenuhan kebutuhan pokok. Kegiatan ini akan dilaksanakan dalam tiga tahap sepanjang tahun secara bergantian (roadshow) di setiap kecamatan se-Kabupaten Siak.(inf/rio)


Tag:

Berita Terkait

Pemerintahan

Populasi Lalat Meningkat, Peternak di Kulim Janji Perbaiki Pengelolaan Kandang

Pemerintahan

Kepala BNNK Pekanbaru Sosialisasi Bersama 1.302 Siswa dan Gaungkan Deklarasi Anti Narkoba

Pemerintahan

PPPK Pemprov Riau Kini Bebas Pemotongan Zakat Profesi

Pemerintahan

Inhil Usulkan 350 KK Calon Penerima Program BSPS 2026

Pemerintahan

Pemko Antisipasi Kecurangan dalam Pelaksanaan SPMB di Pekanbaru

Pemerintahan

Bersama Granat, Kepala BNNK Pekanbaru Tingkatkan Kesadaran Generasi Muda Tentang Bahaya Narkoba