Banyak Masalah Haji Berulang, DPR Segera Siapkan Pansus

Redaksi - Selasa, 18 Juni 2024 10:22 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2024/06/_276_Banyak-Masalah-Haji-Berulang--DPR-Segera-Siapkan-Pansus.png): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
Jamaah haji Indonesia.(Foto: Ist)
kabarmelayu.com,JAKARTA - Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR Rl akan segera membentuk Panitia Khusus (Pansus) Haji setelah kembali dari Makkah dan Madinah. Anggota Timwas Haji DPR RI, Selly Andriany Gantina, menyatakan, langkah pembentukan Pansus tersebut diambil setelah ditemukan banyak masalah yang terus berulang dalam pelaksanaan haji setiap tahunnya.

Sally menyebutkan, hasil pemantauan dan pengawasan di lapangan menunjukkan sejumlah kendala yang dihadapi jemaah haji Indonesia. Masalah-masalah tersebut ditemukan di berbagai prosesi haji, khususnya di Arafah, Muzdaliah, dan Mina (Armuzna).

"Setiap tahun masalah yang sama terus berulang. Kami menemukan banyak kendala dalam prosesi haji di Armuzna. Oleh karena itu, Pansus Haji harus segera dibentuk setelah kami kembali (ke Indonesia)," kata Sally dikutip dari keterangan tertulis, Selasa (18/6/2024).

Anggota Komisi VIII itu menjelaskan, Pansus Haji tidak hanya akan mengevaluasi penyelenggaraan haji yang dilakukan oleh Kementerian Agama, tetapi juga oleh Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH).

"Karena BPKH memegang tanggung jawab besar terkait pengelolaan dana jemaah haji," kata Sally.

Sebelumnya, Ketua Tim Pengawas Haji DPR RI, Muhaimin Iskandar, mendapat laporan dari jemaah terkait fasilitas tenda di Mina, Arab Saudi. Salah satu yang dipermasalahkan adalah soal air conditioner (AC) yang tidak berfungsi di tenda.

"Ada banyak laporan yang masuk, yang pertama matinya AC dimana-mana," kata Muhaimin di Mina, Arab Saudi, Senin (17/4/2024).

Selain itu, masalah lainnya yang dilaporkan ke Muhaimin, juga terkait tenda yang melebihi kapasitas. Muhaimin mengatakan, kasur di tenda juga tidak sesuai jumlah jemaah.

"Kemudian over capacity tendanya, tidak ada kasur. Ini semua harus dikalkulasikan," ucap Muhaimin.

Muhaimin mengatakan, sejauh ini hanya laporan soal kurangnya fasilitas saja yang ia terima. Laporan mengenai jemaah terkena heatsroke hingga meninggal dunia, tidak ada.

Sebelumnya, Muhaimin juga telah mewanti-wanti Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) agar menyiapkan fasilitas dengan baik. Sejumlah fasilitas juga telah disoroti oleh Timwas DPR. Mulai dari tenda yang melebihi kapasitas, transportasi Armuzna, hingga katering untuk jemaah.

Sumber

Editor
: Redaksi

Tag:

Berita Terkait

Pemerintahan

3.091 Jemaah Haji Riau Tiba di Tanah Air

Pemerintahan

Enam Jemaah Haji Riau Masih Jalani Perawatan di Batam

Pemerintahan

Wabup Yuliantini Sambut Kepulangan Jamaah Haji Asal Inhil

Pemerintahan

Pemulangan Jamaah Haji Kloter 07 Inhil Siap Dikoordinasikan

Pemerintahan

Setelah Tuntaskan Rukun dan Wajib Haji, Jemaah Asal Desa Pulau Payung Kampar Wafat di Tanah Suci

Pemerintahan

Jemaah Haji Asal Kuansing Wafat di Tanah Suci