PEKANBARU-
Jalan Sultan Syarif Kasim II, tepatnya di sebelah Mesjid Raya Annur akan diperlebar hingga 20 sampai 24 meter. Median jalan yang ada juga akan dibongkar.
Nantinya, konsep jalan ini akan mirip dengan Jalan Gajah Mada. Setelah difungsikan bisa digunakan untuk berbagai kegiatan umum seperti halnya Jalan Gajah Mada.
"Sudah mulai dikerjakan," kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (PUPR-PKPP) Provinsi Riau, M. Arief Setiawan, Selasa (28/5/24).
Tahap awal, lampu penerangan yang ada di median jalan mulai dipreteli. Pekerjaannya menjadi tanggung jawab Bidang Cipta Karya. Kemudian setelah dilakukan pembongkaran median, pekerjaan pelebaran jalan dilanjutkan oleh Bidang Bina Marga.
Status jalan tetap diberlakukan satu arah dari Jalan Sisingamingaraja menuju Hangtuah. Di sisi lain, akan ada perubahan pada pintu masuk Masjid Raya Annur.
"Tetap satu arah. Median kanan kiri saat ini sudah dilepas, yang median tengah menunggu utilitas lampu-lampu itu dilepaskan dulu," ujar Arief.
Arif menyatakan pekerjaan pelebaran Jalan Sultan Syarif Kasim direncanakan sudah tuntas pada tahun ini juga.
Ruas Jalan Sultan Syarif Kasim II merupakan satu di antara 16 ruas jalan kota yang dialih ke provinsi. Selain itu di antaranya Jalan Ahmad Yani dan Cut Nyak Dien yang sudah tuntas diaspal.
Pemerintah provinsi terus berupaya semaksimalkan mungkin melakukan pengaspalan ruas-ruas yang sudah dialihkan tersebut. Upaya itu tidak lain, untuk meminimalkan sekaligus mempercantik ibukota provinsi yang nota bene adalah wajah Riau.(mr)