Pembangunan Makam Tua di Pangkalan Batang Selesai, Bupati Kasmarni Sarankan jadi Aset Desa

Harijal - Senin, 16 Oktober 2023 21:02 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2023/10/75731f102023_untitled12.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
Foto: Diskominfotik Bengkalis
Bupati Bengkalis Kasmarni ketika menerima Audiensi MUI Kabupaten Bengkalis di Wisma Sri Mahkota.

BENGKALIS - Bupati Bengkalis Kasmarni menerima kunjungan dan audiensi Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), Buya H Amrizal bersama para tokoh, terkait Pembangunan Makam Habib Abdurrahman Bin Yasin Ba'alawi yang berada di Desa Pangkalan Batang, Kecamatan Bengkalis, di Rumah Dinas Bupati Wisma Sri Mahkota, Senin, 16 Oktober 2023.

Memulai perbincangan, Ketua MUI Bengkalis, Buya H Amrizal mengungkapkan bahwa proses pembangunan makam tua di Pangkalan Batang tersebut sudah selesai dibangun atas dukungan Bupati Bengkalis.

"Dalam kesempatan ini, kami menyampaikan bahwa agar kondisi makam saat ini dapat terawat dan terjaga, kiranya ada solusi dari Pemerintah Kabupaten Bengkalis untuk memfasilitasi tersebut," ujar H Amrizal, yang kala itu bersama para tokoh seperti Kiyai Suyendri, Abah Guru Ahmad Fadli Inayatullah, Kiyai Hasan dan Kiyai Supeno.

Menanggapi hal tersebut, terlebih dahulu Bupati Bengkalis Kasmarni mengucapkan terima kasih kepada MUI dan para tokoh agama yang mengkoordinir proses pembangunan Makam Ulama yang kabarnya hidup di tahun 1780-an ini.

"Kami Pemerintah Kabupaten Bengkalis Insya Allah akan tetap memberikan dukungan," ujar Bupati Kasmarni.

Agar pemeliharaan dan penjagaan makam ini dapat berjalan dengan baik, jika saat ini makam tersebut merupakan aset Pemerintah Kabupaten Bengkalis, maka Bupati Bengkalis Kasmarni akan melimpahkan ke desa untuk dijadikan salah satu item aset desa yang di kelola melalui dana Bermasa.

"Tujuannya agar pemeliharaan makam tersebut lebih dapat diperhatikan secara fokus. Karena saat ini jika dilimpahkan kepada Pemerintah Kabupaten Bengkalis, kami khawatir tingkat kefokusan dalam penjagaan kurang maksimal, mengingat sangking banyaknya kegiatan yang perlu dilakukan," terang Bu Kasmarni.

Bupati Bengkalis yang kala itu juga turut didampingi Asisten Pemerintahan dan Kesra, Andris Wasono, Kepala Bappeda, Rinto dan Plt Kabag Kesra, meminta agar hal ini segera dilimpahkan ke Desa Pangkalan Batang. Dijadwalkan akan melakukan peninjauan serta berkomunikasi dengan Pj Kepala Desa Pangkalan Batang pada sore Senin, 16 Oktober 2023.

"Kita juga berharap jika nanti dikelola oleh desa setempat, makam ini dapat terjaga dan memberikan dampak positif bagi masyarakat, baik secara ekonomi, spritual dan sosial kebudayaan," pungkas Bupati Bengkalis.

Diakhir pertemuan kala itu, doa pun di haturkan oleh Abah Guru Ahmad Fadhli Inayatullah, agar perjumpaan itu mendatangkan keberkahan serta memohon pertolongan Allah SWT., untuk negeri dan para pemimpin.(inf/her)

Berita Terkait

Pemerintahan

Empat Bulan Puluhan Kejadian, Warga Pekanbaru Diimbau Waspada Kebakaran

Pemerintahan

Suara Panipahan, Alarm Keras Perang Melawan Narkoba

Pemerintahan

Musim Haji 1447 H/2026, Ini Pesan Penting untuk Jemaah Riau

Pemerintahan

Polisi Amankan 29 Korban TPPO Berbayar Belasan Juta di Dumai

Pemerintahan

Apel Kesiapsiagaan Karhutla Bersama Menteri LHK, Wawako Markarius Anwar Imbau Warga Waspada El Nino Ekstrem

Pemerintahan

Jekson Sihombing Dipindah ke Nusakambangan Saat Proses Banding, Maizar: Sesuai Prosedur