Wabup Bagus Santoso Usulkan Pembangunan Waduk di Pulau Rupat

Harijal - Kamis, 03 Agustus 2023 22:49 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2023/08/2692af082023_untitled11.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
Foto: Wabup Bagus Santoso bersama Ketua DPRD Bengkalis, H Khairul Umam ketika usai menandatangani komitmen bersama pada workshop NUWSP, di Bali.

BALI - Wakil Bupati Bengkalis Dr H Bagus Santoso mengusulkan kepada Pemerintah Pusat untuk membangun waduk sumber air bersih seiring telah lama ditetapkannya  pulau Rupat menjadi Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) sejak tahun 2011. 

Usulan tersebut di sampaikan langsung Wabup Bagus Santoso di depan jajaran Bapenas, Kemen-PUPR dan Kemendagri pada forum resmi WorkShop Dukungan Eksekutif dan Legislatif Dalam Pengembangan Program Air Minum di Perkotaaan, National Urban Water Supply Project (NUWSP) yang di gelar di Hotel The Trans  Resort Bali, 2 hingga 4 Agustus 2023. 

“Pemkab Bengkalis sudah berulang kali mengajukan proposal. Izinkan disini kami mempertegas mengingatkan kembali terkait usulan pembangunan waduk di Pulau Rupat,” tegas Bagus Santoso. 

Pada forum terhormat tersebut Wabup juga mengucapkan terima kasih kepada pemerintah pusat melalui skema NUWSP telah selesai membangun infrastruktur pemasangan pipa air bersih untuk PDAM Sungai Pakning. Hanya saja diakui pemkab Bengkalis terus berproses untuk pemasangan saluran rumah (SR) yang sudah dua kali gagal saat pelelangan. 

Bagus Santoso juga mengucapkan terima kasih kepada Kemen-PUPR pada tahun 2023 sudah mengalokasikan dana pembangunan waduk di Pulau Bengkalis. Kendati demikian disampaikan bahwa untuk distribusi air bersih di Kabupaten Bengkalis menyesuaikan dengan kondisi masing-masing. 

Ditambahkan Bagus Santoso ada 3 wilayah berbeda untuk penanganan penyediaan  air bersih yaitu wilayah Kepulauan (Rupat, Bengkalis), Pesisir (Siak Kecil, Bandar Laksamana dan Bukit Batu) serta daratan (Mandau, Bathin Solapan, Pinggir dan Talang Muandau).

“Khusus Bengkalis dan Rupat bahan bakunya air gambut, untuk air bersih saja kami belum dapat memenuhi apalagi air minum. Kami butuh bantuan teknisi dan peralatan modern butuh biaya tinggi,” imbuhnya.

Usulan tersebut mendapat tanggapan serius dari Diana Kusumastuti Direktur Jenderal Cipta Karya serta pihak Bapenas. Mereka berjanji akan menjadikan skala prioritas pada penganggaran.

Sebelumnya, acara forum resmi Work Shop Dukungan Eksekutif dan Legislatif Dalam Pengembangan Program Air Minum di Perkotaaan, National Urban Water Supply Project di buka oleh Wamendagri John Wempi Wetipo hadir juga Gubernur Bali Dr Wayan Koster dengan melibatkan sebanyak  50 kabupaten/kota dan diakhiri penandatanganan Komitmen Pengembangan Program Air Minum di Perkotaan.(inf/her)

Berita Terkait

Pemerintahan

Borong 32 Emas di Kejurprov VIII Panahan Riau 2026, Pekanbaru Juara Umum

Pemerintahan

Dari Angka 6000-an, Hotspot Sumatera Tinggal 671, Langit Pekanbaru Cerah Diguyur Hujan

Pemerintahan

Gondol Aki Mobil, Pria Pengangguran di Rumbai Dibekuk

Pemerintahan

Dukung Kesejahteraan Masyarakat, Babinsa Koramil 06 Siak Hulu Dampingi Pemberian Sembako Bagi Warga Kurang Mampu

Pemerintahan

Niat Tulus Andi Saing Bangun Desa Teluk Sono, Gayung Bersambut dengan Masyarakat Luas

Pemerintahan

Kesebelasan UPT SDN 024 Tarai Bangun Sabet Juara II Kejuaraan Sepakbola Pulau Bayur 2026 Antar SSB Se-Riau