Wagubri Sambut Baik Kolaborasi Swasta Guna Tangani Penurunan Stunting

Harijal - Kamis, 26 Januari 2023 20:04 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2023/01/a9f14c012023_untitled8.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
istimewa

PEKANBARU - Wakil Gubernur Riau (Wagubri), Brigjen TNI (purn) Edy Natar Nasution menyambut baik peran swasta yang turut serta melakukan penurunan stunting di Bumi Lancang Kuning.

Menurutnya, ini merupakan langkah untuk pendampingan teknis dan advokasi percepatan penurunan angka stunting di Provinsi Riau.

“Saya tentu selaku ketua pelaksana TPPS Provinsi Riau mengucapkan terima kasih atas keinginan kepada pihak dari PT RAPP yang mempunyai mitra Tanoto Foundation dan Yayasan cipta untuk melakukan kolaborasi dalam penurunan stunting,” kata Edy Natar di Rumah Dinas Wagubri, Kamis (26/01/2023).

Disampaikan dia, bahwa pihaknya telah mengikuti perkembangan dari pihak PT RAPP termasuk Tanoto Foundation dan Yayasan Cipta yang telah melakukan pendampingan di empat kabupaten di wilayah kerjanya yaitu Pelalawan, Siak, Kampar, dan Meranti.

“Pihak-pihak dari swasta ini yang memberi keinginan untuk melakukan kolaborasi dengan kita. Beberapa telah melakasanakan tugasnya di Kabupaten Pelalawan, Siak, Kampar, dan Meranti. Tentu untuk kolaborasi dengan TPPS Provinsi Riau perlu kita sambut baik,” jelasnya.

Wagubri mengatakan, angka stunting di Riau saat ini tercatat 17 persen. Mengalami penurunan sebanyak lima persen dari tahun sebelumnya. 

“Upaya yang kita lakukan selama ini Alhamdulillah telah membuahkan hasil. Kalau tadi disampaikan pada tahun 2021 angka stunting di Riau 22,3 persen, sekarang 17 persen," ujarnya. 

Dengan begitu, Wagubri berharap kolaborasi dari pihak swasta memiliki komitmen yang sungguh-sugguh sehingga capaian target nasional 14 persen dapat terwujud ditahun 2024.

“Harapan saya nanti di tahun 2023 ini kita bisa akan lebih menekan dan menurunkan lagi angka stunting. Sehingga di tahun 2024 kita dapat sesuai target nasional pada angka 14 persen,” harap Wagubri.

Sementara itu, Manager PT RAPP, Wijatmoko Rah Trisno menerangkan, untuk langkah lebih lanjut, pihaknya bersama Tanoto Foundation dan Yayasan Cipta dengan  pakar-pakar di bidangnya akan membantu pemerintah untuk menekan angka stunting di Riau. 

“Dengan kami menggandeng yayasan ini sehingga wujud komitmen PT. RAPP sebagai perusahaan terdepan dalam percepatan penurunan stunting ini bisa dilaksanakan dengan baik dan tepat waktu,” terangnya.

Pada kesempatan yang sama, Dini Haryati selaku Eksekutif Direktur Yayasan Cipta menyampaikan tujuan dan sejumlah progam yang dilakukan. 

Secara khusus, kata Dini, program pendampingan kepada Provinsi Riau berfokus dalam kegiatan meningkatkan kapasitas yang bersifat pelaksanaan strategi komunikasi perubahan perilaku maupun aksi konvergensi penurunan angka stunting.

“Untuk itu kami mohon izin, mengajak berkolaborasi bersama Tim Percepatan Penurunan Stunting Provinsi Riau. Dan kita bersama-sama mampu menekan angka stunting ini," pungkasnya.(mcr)

Berita Terkait

Pemerintahan

Kepengurusan KONI Kota Pekanbaru Resmi Dilantik, Tancap Gas PORKOT

Pemerintahan

DPC PDIP Rohil Gelar Turnamen Mini Soccer Piala Muhar Riza

Pemerintahan

Paradoks Perdamaian Hotman Paris–PWI: Ketika Hukum Tunduk pada Bargaining Power dan Panggung Elit

Pemerintahan

Stop Kriminalisasi, KNARA Tuntut Kasus Mantan Kades Sungai Raya Diselesaikan dengan Jalur Reforma Agraria

Pemerintahan

Penataan Tepian Sungai Sail, Pemko Gandeng Kemenko

Pemerintahan

Parade Musik dan Bazar UMKM Sempena HUT Bengkalis Ke-514, Wabup: Wadah Kreativitas dan Penggerak Ekonomi