Sempena HGN 2022, Mendikbud Ristek Akan Angkat Satu Juta Guru Jadi ASN PPPK

Harijal - Sabtu, 26 November 2022 16:07 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2022/11/a44246112022_untitled4.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
Foto: Diskominfotik Bengkalis

BENGKALIS - Pemerintah Kabupaten Bengkalis menggelar Apel Peringatan ke-77 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) sekaligus Peringatan Hari Guru Nasional (HGN) Tahun 2022.

Apel dipimpin Bupati Bengkalis diwakili Camat Bengkalis Ade Suwirman, diikuti kepala sekolah, guru dan siswa, dilaksanakan di Lapangan Tugu, Bengkalis.

Dalam sambutan tertulis yang dibacakan Camat Bengkalis, Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Nadiem Anwar Makarim mengungkapkan kesungguhannya untuk memperjuangkan nasib guru honorer.

"Kami saat ini terus memprioritaskan pengangkatan guru honorer sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) melalui seleksi ASN Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (ASN PPPK), dan tidak menutup mata bahwa memang masih banyak hal yang perlu disempurnakan dalam program ini. Karena itulah semua dari kita harus bergotong royong agar target kita, yakni satu juta guru diangkat sebagai ASN PPPK, dapat segera terwujud," ungkapnya.

Menteri Nadiem juga terus membuka kesempatan bagi para guru untuk mengikuti program Guru Penggerak yang berbeda dengan program pendidikan yang ada selama ini.

Program Guru Penggerak bertujuan untuk menghasilkan generasi baru kepemimpinan pendidikan Indonesia. Mereka adalah guru yang menomorsatukan murid dalam setiap keputusannya, yang mampu menjadi mentor bagi guru-guru lainnya, dan berani melakukan terobosan-terobosan dalam memperjuangkan yang terbaik bagi muridnya. Inilah generasi baru kepala sekolah dan pengawas," terangnya.

Nadiem menjelaskan, saat ini sudah ada 50.000 Guru Penggerak, tentunya akan terus mendorong agar makin banyak guru di seluruh penjuru Nusantara menjadi Guru Penggerak untuk memimpin roda perubahan pendidikan Indonesia.

"Saya sangat berharap agar seluruh kepala daerah dapat segera mengangkat para Guru Penggerak untuk bisa menjadi kepala sekolah dan pengawas sekolah, para inovator di sekolah dan di lingkungan sekitar," harapnya.(inf/dkf)

Berita Terkait

Pemerintahan

Kecewa, Asri Auzar Tuding Bistamam Lupa Janji

Pemerintahan

Polres Rohil Sita 483 Keping Kayu Olahan Diduga Hasil Ilog

Pemerintahan

Perpusnas Akui Naskah Kuno Syair Perang Siak Sebagai IKON 2026

Pemerintahan

Evaluasi BUMD Riau Diperketat

Pemerintahan

Satgas PKH Taja Sosialisasi di Inhil, Tegaskan Fokus Penertiban Korporasi

Pemerintahan

Gerakan Jumat Bersih, Sekda Inhil Gotong Royong Bersama di Area Islamic Center Tembilahan