Bupati Bengkalis Canangkan Pemasaran Bahan Olah Karet

Harijal - Senin, 07 November 2022 13:16 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2022/11/53d2f6112022_untitled8.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
Foto: Diskominfotik Bengkalis

BATHIN SOLAPAN - Bupati Bengkalis Kasmarni membuka acara pencanangan gerakan pemasaran Bokar (Bahan Olah Karet) bersih, Senin, 7 November 2022 di Desa Petani Kecamatan Bathin Solapan.

Bupati Kasmarni mengatakan pada tahun 2019 Unit Pengelolaan Pemasaran Bokar (UPPB) Al-Ikhlas telah berdiri dan telah melaksanakan kegiatan usahanya dengan prestasi yang sangat membanggakan dan perlu dukungan bagi semua pihak. Mengingat keberadaan UPPB sebagai sarana untuk meningkatkan mutu karet.

"UPPB juga memiliki manfaat karena sebagai media musyawarah dalam meningkatkan mutu bokar petani melalui pemasaran bersama dalam meningkatkan posisi tawar dan media komunikasi bagi petani agar dapat ikut dalam program pengembangan karet rakyat," kata Bupati Kasmarni.

Bupati Kasmarni menambahkan Kabupaten Bengkalis merupakan salah satu daerah yang mengandalkan subsektor perkebunan dalam mengacu akselerasi pembangunan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengembangan komoditi perkebunan karet.

"Karet juga merupakan salah satu komoditi perkebunan unggulan di daerah selain sawit. Pada data tahun 2020, Kabupaten Bengkalis sekitar 16 ribu lebih menjadi petani karet dengan luas perkebunan sekitar 31 hektare, yang tersebar di pulau Bengkalis, Rupat dan daratan Sumatera." ujar Bupati.

Bupati Kasmarni yang juga mantan Camat Pinggir menjelaskan dari sudut produktivitas, perkebunan karet di Kabupaten Bengkalis masih tergolong rendah sekitar 800 lebih kg per hektar sehingga sangat perlu dilakukan upaya produktif secara holistik integratif dengan memperhatikan hasil produktivitas.

"Dengan demikian hal itu menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Bengkalis yang telah dituangkan dalam Misi Pemerintah Kabupaten Bengkalis yakni mewujudkan pengelolaan sumber daya alam yang efektif dalam memajukan perekonomian dengan sasaran terwujudnya basis ekonomi masyarakat yang maju dan kokoh," ujarnya.

Hadir dalam acara Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Riau Zulfadli, Plt. Asisten Perekonomian dan Pembangunan Toharuddin, Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia Alfakhrurrazy, dan Kepala Perangkat Daerah dilingkungan Pemerintah Kabupaten Bengkalis, Camat Bathin Solapan Muhammad Rusydy, Kepala Desa Petani, Rasikun dan masyarakat.(inf/dkf)

Berita Terkait

Pemerintahan

Kepengurusan KONI Kota Pekanbaru Resmi Dilantik, Tancap Gas PORKOT

Pemerintahan

DPC PDIP Rohil Gelar Turnamen Mini Soccer Piala Muhar Riza

Pemerintahan

Paradoks Perdamaian Hotman Paris–PWI: Ketika Hukum Tunduk pada Bargaining Power dan Panggung Elit

Pemerintahan

Stop Kriminalisasi, KNARA Tuntut Kasus Mantan Kades Sungai Raya Diselesaikan dengan Jalur Reforma Agraria

Pemerintahan

Penataan Tepian Sungai Sail, Pemko Gandeng Kemenko

Pemerintahan

Parade Musik dan Bazar UMKM Sempena HUT Bengkalis Ke-514, Wabup: Wadah Kreativitas dan Penggerak Ekonomi