Investor Jepang Ke Rohil,

Afrizal Sintong: 2023 Akan Dibangun Internasional Fish Market di Bagansiapiapi

Harijal - Senin, 08 Agustus 2022 20:16 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2022/08/a6a56d082022_untitled5.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
Diskominfotik Rohil

ROHIL, kabarmelayu.com - Bupati Rokan Hilir (Rohil) Afrizal Sintong Lakukan pertemuan dengan investor asal Jepang, di mess Pemda Rohil, Senin (8/8/3022).

Kedatangan investor tersebut untuk memastikan  pembangunan international fish market (IFM) di areal pelabuhan Bagansiapiapi tahun 2023.

Investor Jepang itu didampingi Kadiskanlut Propinsi Riau, Herman Mahmud dan Kadiskan Rohil, Muhammad Amin SPi serta perwakilan dari kementerian kelautan dan perikanan. Seluruh kepala dinas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Rohil juga hadir dalam pertemuan tersebut.

Afrizal Sintong mengatakan, dari hasil pertemuan adalah bagaimana menindaklanjuti hasil survey konsultan perencana yang sudah turun bulan lalu. Sehingga hari ini pemodalnya yang turun langsung untuk memastikan hasil survey apakah benar layak atau tidak untuk dibangun IFM di Bagansiapiapi.

"InshaAllah, tadi katanya layak dibangun, dan kemungkinan dibangun tahun 2023 yang bekerjasama dengan Kementerian Kelautan. Selesai kunjungan ini, baru mereka bahas lagi nanti di Tokyo. Saya sangat optimis ini bisa jadi dibangun tahun depan," harap Bupati.

Dengan adanya IFM ini lanjut Afrizal, hasil tangkapan nelayan masyarakat baik yang dari Sinaboi, Panipahan dan Bagansiapiapi akan ditampung di pasar khusus dan bisa dikirim ke luar daerah. Dengan demikian ekonomi masyarakat diyakini akan tumbuh meningkat. 

"Ini sistim kerjasama antara pihak Jepang dengan Indonesia," jelas Afrizal.

Disamping itu lanjut Bupati, Pemkab Rohil juga telah menyiapkan anggaran dalam APBD Perubahan untuk melakukan ganti rugi lahan seluas 10 hektar guna pembangunan IFM. 

Bupati meminta agar masyarakat yang lahannya terkena ganti rugi untuk dapat melepaskannya supaya diganti rugi. (rls/Dkf)

Berita Terkait

Pemerintahan

RUU Kawasan Industri Jangan Hanya Bangun Kawasan, Harus Hasilkan Ekonomi Nyata

Pemerintahan

Sambut HUT TNI Ke-81 Koramil 05/ RM Gelar Jalan Santai dan Senam Sehat

Pemerintahan

Kecewa, Asri Auzar Tuding Bistamam Lupa Janji

Pemerintahan

Polres Rohil Sita 483 Keping Kayu Olahan Diduga Hasil Ilog

Pemerintahan

Perpusnas Akui Naskah Kuno Syair Perang Siak Sebagai IKON 2026

Pemerintahan

Evaluasi BUMD Riau Diperketat