Raja Yoserizal Resmi Jabat Ketua Asosiasi Tradisi Lisan Riau

Harijal - Senin, 20 Desember 2021 09:47 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2021/12/f45f8a122021_rajayoserizalresmijabatketuaas.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
Raja Yoserizal Zen

PEKANBARU - Raja Yoserizal resmi menduduki jabatan Ketua Asosiasi Tradisi Lisan (ATL) Riau. SK kepengurusan langsung diserahkan oleh Ketua ATL Pusat, Pudentia MPSS kepada Gubernur Riau dalam rangkaian malam puncak acara Kenduri Pantun yang kegiatannya dipusatkan di Anjung Seni Idrus Tintin Pekanbaru (17/12/2021). Gubernur Riau, Syamsuar selaku Dewan Pembina ATL Riau kemudian menyerahkan SK pengurus kepada Raja Yoserizal Zen.

Seperti diketahui jabatan ketua ATL Riau sebelumnya adalah DS Al azhar, dan Wakil Ketua I yaitu Raja Yoserizal Zen. Namun, karena DS Al azhar pada bulan Oktober yang lalu meninggal dunia, maka atas pertimbangan pengurus pusat dan untuk melanjutkan kerja ATL Riau ke depan, jabatan ini kemudian diserahkan kepada Raja Yoserizal Zen.

Sebelum penyerahan SK pengurus ATL Riau, Pudentia MPSS dalam sambutannya menegaskan bahwa peran ATL sangat menentukan dalam mengusung pantun menjadi warisan budaya takbenda dunia. Usaha dan inisiasi yang dilakukan bersama pemerintah Indonesia dan pihak-pihak lainnya sejak tahun 2017 itu berhasil dicapai pada tahun 2020 yang lalu.

‘’Asosiasi Tradisi Lisan adalah NGO pertama di Indonesia yang terakreditasi di UNESCO. Dan baru saja masuk lagi dalam akreditasi yang ketiga setelah menyidangkan gamelan. Jadi ada 12 karya budaya WBTB Indonesia yang sudah menjadi warisan dunia,’’ ungkap Pudentia,.seraya berharap tanggal 17 Desember ditetapkan oleh pemerintah Indonesia menjadi Hari Pantun Dunia.

Diketahui juga, ATL di Indonesia ada di 27 daerah dan tiga perwakilan di luar negeri yaitu di Kelantan - Malaysia, Napoli -  Itali dan Leiden - Belanda.  Maka peran ATL yang ada di daerah akan semakin menentukan dan menguatkan berbagai upaya pelestarian tradisi lisan khususnya di Provinsi masing-masing dan di Indonesia secara umum.

‘’Masih banyak cita-cita dan keinginan Almarhum Datuk Seri Al azhar dalam kapasitasnya sebagai ketua ATL Riau. Dengan berpulangnya beliau beberapa waktu lalu, tentu kami bertanggung jawab untuk meneruskan apa-apa yang beliau sudah canangkan, khususnya tentang kenduri pantun dan hari pantun dunia di tahun ini,’’ kata Yose menerangkan.

Lebih lanjut dia katakan dengan SK pengurus ATL Riau yang baru saja diberikan ini semakin mempertegas tentang kerja ke depannya. Jabatan ketua yang diamanahkan ini menjadi semangat baru dalam melanjutkan kerja dan cita-cita Almarhum DS Al azhar. (MCR)

Berita Terkait

Pemerintahan

Ketua DPD PKS Kampar Titip Doa untuk Kemajuan Daerah Kepada Jamaah Haji

Pemerintahan

PSPS Pekanbaru Tundukkan Sumsel United 2-0

Pemerintahan

Ini 13 Sapi Jumbo yang Diusulkan untuk Bantuan Presiden Iduladha 1447 H di Riau

Pemerintahan

Aniaya Korban Hingga Babak Belur, Komplotan Debt Collector di Pekanbaru Diringkus

Pemerintahan

Lagi, 150 PMI Bermasalah Dideportasi dari Malaysia

Pemerintahan

Tekan Kemiskinan dan Stunting, Wali Kota Agung Terima Penghargaan