PEKANBARU - Deputi Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BNPB, Jarwansyah mengatakan, hingga saat ini belum terjadi lonjakan kasus gelombang tiga di Indonesia Sehingga ia meminta masyarakat untuk tidak perlu takut berlebihan terkait informasi tersebut.
"Sampai saat ini belum ada terjadi di Indonesia, yang ada itu antisipasi jangan sampai terjadi gelombang tiga yang terus digiatkan pemerintah," kata Jarwansyah ketika kunjungan kerja di Pekanbaru, Riau, Selasa, (16/11).
Kendati demikian tambahnya, meski tidak ada daerah di Indonesia yang mengalami lonjakan kasus gelombang tiga. Ia tetap mengingatkan pada masyarakat juga tidak terlalu euforia, tapi tetap waspada dan disiplin menjaga protokol kesehatan.
"Intinya, bukan berarti gelombang tiga itu tidak bisa terjadi, karena COVID-19 belum berakhir. Namun, kuncinya juga ada pada kita jangan sampai lengah," ujarnya.
Lebih jauh ia juga menjelaskan, sesuai perkembangan COVID-19 saat ini, memang masih banyak daerah dan wilayah yang menerapkan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).
Namun, sebagaian besar PPKM tersebut, terkait pada pemerataan vaksinasi. Untuk itu pemerintah pusat terus minta daerah meggesa penyelenggaraan vaksinasi sesuai target yang telah di tetapkan sebelumnya.
"Sampai saat ini masih banyak daerah yang capaian vaksinasinya masih rendah, termasuk di Riau. Sementara vaksinasi ini juga salah satu faktor penilaian untuk PPKM," ujarnya.
"Untuk pemerataan vaksinasi ini, pemerintah pusat juga terus memaksimalkan persediaan dan terus mendistribusikan pada daerah. Kita harap, ini juga bisa mendukung percepatan capaian vaksinasi di daerah, seperti di Riau saat ini, yang terus meggesa vaksinasi pada masyarakat," tuturnya. (MCR)