Gubernur Riau Pimpin Rapat Perkembangan COVID-19 dan Persiapan Nataru

Harijal - Rabu, 10 November 2021 14:48 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2021/11/fb774b112021_gubernurriaupimpinrapatperkemba.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
Rapat Koordinasi perkembangan COVID-19 dan persiapan Nataru

PEKANBARU - Gubernur Riau (Gubri), Syamsuar memimpin rapat koordinasi bersama Forkompinda Riau dan Kepala Daerah se Riau. Pertemuan ini membahas perkembangan COVID 19 di Provinsi Riau. 

Selain membahas COVID-19 rapat koordinasi itu juga membahas persiapan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2022, di Gedung Daerah Balai Serindit, Pekanbaru, Rabu (10/11/2021).

Syamsuar menyampaikan, bahwa berdasarkan Inmendagri nomor 58 tahun 2021, belum ada kabupaten dan kota di Riau yang ditetapkan PPKM level 1.

Inmendagri ini ditetapkan sesuai dengan kriteria level situasi pandemi berdasarkan asesmen Kementerian Kesehatan. Mulai berlaku pada tanggal 9 hingga 22 November 2021.

Syamsuar merinci, saat ini kasus aktif di Provinsi Riau berjumlah 67 orang. Pasien yang di rawat di rumah sakit sebanyak 16 orang dan 51 orang melakukan isolasi mandiri. Ia meminta 67 pasien terkonfirmasi itu bisa dapat segera ditangani dengan baik.

"Bagaimana caranya mereka segera ditangani, diberikan obat yang bagus agar cepat sembuh. Karena kita pemerintah bersama Forkompinda berharap kasus terkonfirmasi positif ini nol angka kasusnya," katanya.

Untuk itu, Syamsuar mengimbau kepada kabupaten dan kota se Riau untuk menangani kasus pasien yang terkonfirmasi positif COVID 19 di daerah masing-masing. Baik yang sedang dirawat di rumah sakit atau yang melakukan isolasi mandiri.

"Berikan obat yang terbaik agar mereka tentunya segera sembuh, untuk di kabupaten dan kota yang obatnya sudah habis segera melakukan koordinasi ke dinas  kesehatan provinsi," imbuhnya.

Selanjutnya, ia juga menuturkan karena masih dalam situasi Pandemi COVID 19, berkaitan dengan persiapan perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2022 juga perlu menjadi perhatian bersama.

Gubernur Riau menyebutkan, saat ini di beberapa negara tetangga seperti Singapura atau Malaysia terdapat varian COVID 19 yang baru. Sehingga ini patut di waspadai. Untuk itu, ia menambahkan penerbangan ke luar negeri  di provinsi Riau masih di tutup, sebagai upaya mengantisipasi masuknya varian COVID-19.

Turut hadir pada rapat itu Dandrem 031/WB Brigjen TNI M Syech Ismed, Kejati Riau Jaja Subagja, Wakapolda Riau Brigjen Pol Tabana Bangun, Wakil DPRD Riau Agung Nugroho, serta Kepala Daerah dan Forkompinda kabupaten dan kota se Provinsi Riau dan undangan lainnya. (MCR)

Berita Terkait

Pemerintahan

Kepsek SMAN Plus Riau Ingatkan Calon Peserta Didik Lulus SPMB Daftar Ulang Ulang 8-10 Mei 2026

Pemerintahan

Tim Pelatnas Taekwondo Indonesia Sabet 4 Medali di British Taekwondo International Open 2026 Manchester, Inggris

Pemerintahan

Ketua DPD PKS Kampar Titip Doa untuk Kemajuan Daerah Kepada Jamaah Haji

Pemerintahan

PSPS Pekanbaru Tundukkan Sumsel United 2-0

Pemerintahan

Ini 13 Sapi Jumbo yang Diusulkan untuk Bantuan Presiden Iduladha 1447 H di Riau

Pemerintahan

Aniaya Korban Hingga Babak Belur, Komplotan Debt Collector di Pekanbaru Diringkus