Pemprov Riau Raih Penghargaan APE 2020, Ini Pesan Menteri PPPA

Harijal - Rabu, 13 Oktober 2021 15:16 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2021/10/c6fd2e102021_pemprovriauraihpenghargaanape.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
Menteri PPPA RI, I Gusti Ayu Bintang Darmawati

PEKANBARU - Kementerian Perempuan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI menyelenggarakan kegiatan Anugerah Parahita Ekapraya (APE) Tahun 2020. Pada ajang ini Pemerintah provinsi (Pemprov) Riau meraih penghargaan. 

Menteri PPPA RI, I Gusti Ayu Bintang Darmawati mengucapkan apresiasi terhadap jajaran para menteri, gubernur, bupati dan wali kota yang turut serta dalam strategi dalam setaraan gender.

"Pembangunan yang dilaksanakan oleh masyarakat Indonesia bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat," kata Menteri Bintang Puspayoga ini.

Namun, menurutnya masih seringkali yang terjadi dalam pembangunan tersebut belum dirasakan setara oleh kaum perempuan. Hal ini disebabkan antara lain, karena kebijakan program dan kegiatan pembangunan, belum sepenuhnya memperhatikan adanya perbedaan.

"Baik perbedaan dari segi kebutuhan, pengalaman, dan kondisi lainnya yang ada dalam masyarakat yang bersifat kodrati maupun hasil konstruksi sosial yang terjadi. Sehingga dalam konteks pembangunan yang terjadi antara perempuan dan laki-laki berdampak pada adanya kesenjangan atas akses partisipasi, kontrol, dan manfaat," ujarnya. 

Berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 18 Tahun 2020 tentang rencana pembangunan jangka menengah nasional pengarusutamaan gender telah ditetapkan sebagai salah satu dari empat vokalis utama dalam mewujudkan pembangunan yang inovatif dan adaptif.

"Sehingga dapat menjadi katalis pembangunan untuk menuju masyarakat sejahtera dan berkeadilan," ujarnya.

Oleh karena itu, melalui penghargaan APE ini dilakukan untuk memantau serta evaluasi terhadap pelaksanaan. Kemudian evaluasi pengarusutamaan gender baik di kementerian, lembaga serta di pemerintah daerah.

Ia menjelaskan pelaksanaan penerimaan penghargaan APE 2020 ini seharusnya berlangsung Tahun 2020. Namun, karena wabah pandemi COVID-19, maka pelaksanaan baru dilakukan pada Tahun 2021.

Sebanyak 13 di tingkat kementerian dan lembaga, 29 di tingkat provinsi dan 266 di tingkat kabupaten dan kota se Indonesia meraih penghargaan APE 2020 ini 

"Harapannya jumlah yang meraih penghargaan APE nantinya dapat terus meningkat. Kita juga berharap kegiatan ini dapat bekerja sama dengan negara Asean terutama dalam meningkatkan kualitas pelaksanaan pengarusutamaan gender di Indonesia kedepannya," tuturnya.

Mewakili Pemprov Riau, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) Riau,  Tengku Hidayati Effiza mengikuti penerimaan penghargaan secara virtual di Pekanbaru, pada Rabu (13/10/2021). (MCR)

Berita Terkait

Pemerintahan

Panglima TNI Hadiri Pelantikan Menteri dan Pejabat Pemerintah Kabinet Merah Putih

Pemerintahan

Kepsek SMAN Plus Riau Ingatkan Calon Peserta Didik Lulus SPMB Daftar Ulang Ulang 8-10 Mei 2026

Pemerintahan

Tim Pelatnas Taekwondo Indonesia Sabet 4 Medali di British Taekwondo International Open 2026 Manchester, Inggris

Pemerintahan

Ketua DPD PKS Kampar Titip Doa untuk Kemajuan Daerah Kepada Jamaah Haji

Pemerintahan

PSPS Pekanbaru Tundukkan Sumsel United 2-0

Pemerintahan

Ini 13 Sapi Jumbo yang Diusulkan untuk Bantuan Presiden Iduladha 1447 H di Riau