BAGANSIAPIAPI, kabarmelayu.com - Rapat Koordinasi (Rakor) Dewan Ketahanan Pangan (DKP) se Riau menitik beratkan tiga hal, yang akan dilaksanakan oleh setiap DKP Kabupaten Rokan Hilir. Hal itu diungkapkan Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP) Rohil, Drs H Surya Arfan, M.Si melalui sekretaris BKP, Budiman Yunus, Kamis (24/11/16) di Bagansiapiapi.
"Kita mengikuti rakor kemarin bersama Wabup Drs Jamiludin, dan kita akan melaksanakan tujuan dari rakor tersebut," kata Budiman Yunus.
Ia menerangkan, rakor digelar dalam rangka mendorong dan meningkatkan konsumsi pangan alternative pengganti beras dan terigu berupa sagu. "Agar pemkab/ pemko untuk dapat mengajak pejabat dan masyarakat, untuk menyediakan menu pangan alternative berupa sagu dalam pertemuan, rapat atau pelatihan melalui peran PKK dan Dharma wanita," katanya.
Selain itu juga, hal penting juga bagi persatuan hotel dan restoran diminta dukungannya untuk memanfaatkan dan menyediakan pangan alternatif pengganti beras dan terigu berupa sagu dalam penyajian makanan dan snack bagi tamu hotel pada setiap harinya.
"Ini perlu kerja sama bersama pihak terkait dalam hal ini instansi yang mengeluarkan izin bersama-sama kita untuk mensosialisasikan tentang peneydiaan pangan laternativ ini.'' terangnya.
Terakhir, melalui upaya-upaya tersebut. Diharapkan terjadinya peningkatan kesadaran masyarakat untuk mengkonsumsi sagu yang merupakan salah satu ikon Provinsi Riau dalam mengembangkan dan memproduksi Sagu di Provinsi Riau pada khususnya dan indonesia pada umumnya.
"Meskipun penghasil sagu itu di Meranti, tak menutup kemungkinan bisa juga ditanam di Rohil khususnya wilayah pesisir," tutupnya. (rec)