Wagubri Jelaskan Upaya Pemprov Riau Tangkal Karhutla

Harijal - Senin, 31 Mei 2021 18:00 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2021/05/92b4a3052021_untitled13.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
Wagubri, Edy Natar Nasution

PEKANBARU - Wakil Gubernur Riau (Wagubri) Edy Natar Nasution mengatakan bahwa keberhasilan dalam menanggulangi karhutla pada tahun 2020 yaitu mengacu pada tahun-tahun sebelumnya sehingga Pemprov Riau melakukan evaluasi dan mengikuti sesuai arahan presiden. 

Hal tersebut diungkapkan Wagubri saat menjadi narasumber pada Diskusi Forum Merdeka Barat 9 (FMB9) dengan tema "Tangkas Tangkal kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla)" yang disiarkan langsung melalui kanal youtube FMB9ID_IKP, Senin (31/5/2021).

"Inilah yang kita lakukan, evaluasi dan melaksanakan arahan presiden salah satunya melakukan deteksi dini, dan dengan dasar itulah kita mencoba mengambil langkah-langkah di 2020 bisa terlaksana dengan terkoordinasi," ujarnya.

Lebih lanjut Wagubri menjelaskan, penanggulangan Karhutla di Provinsi Riau tentunya melibatkan berbagai pihak mulai dari TNI, Polri, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Menggala Agni, Masyarakat peduli api dan semua tokoh dilibatkan dalam menangani masalah tersebut. 

"Bahkan sesuai instruksi bapak presiden untuk melibatkan Babinsa dan Babinkamtibmas juga kita lakukan untuk pencegahan karhutla di Provinsi Riau," ucapnya. 

"Kita laksanakan patroli secara bersama sama kemudian secara dini ada program yang kita lakukan yaitu Dashboard Lancang Kuning," tambahnya. 

Dashboard Lancang Kuning dimotori oleh Polda Riau sangat berguna untuk mengetahui titik api yang begitu muncul secara real-time yang mana bisa memetakan posisi titik api baru tersebut berada di wilayah mana. 

Dengan bantuan dari Dashboard Lancang Kuning tersebut, pihaknya dapat langsung menginstruksikan kepada personil yang sudah berada di lapangan.

Sehingga di seluruh wilayah yang ada di Riau berdasarkan pemetaan daerah rawan kebakaran maka sudah ada personil yang sudah siap untuk patroli setiap hari.

"Hal inilah yang membuat Riau di tahun 2020 bisa menekan tidak terjadi kebakaran yang lebih besar dari tahun-tahun sebelumnya," tutupnya. (MC)

Berita Terkait

Pemerintahan

PPWI Inhil, BDPN, Kades dan Warga Pungkat Bahu Membahu Padamkan Api yang Membakar Kebun Warga

Pemerintahan

PLN Tembilahan Belum Tuntaskan Kabel Semrawut

Pemerintahan

9 Perusahaan Siap Perbaiki 6,44 Kilometer Jalan Simpang KITB-Sungai Rawa

Pemerintahan

Agung Nugroho Senang Anak-anak Kembali Sekolah

Pemerintahan

Karhutla Riau Mulai Terkendali

Pemerintahan

Sekda Inhil Hadiri Paripurna ke-15 DPRD. Masa Persidangan VI Ditutup dan Persidangan VII Dibuka