PEKANBARU - Gubernur Riau Syamsuar mengharapkan pemberlakuan tracing yang maksimal agar semakin banyak warga terkonfirmasi Covid-19 namun berstatus OTG dapat diisolasi guna menekan penularan Covid-19 di Kota Pekanbaru.
Hal ini disampaikan Gubernur Riau saat konferensi pers pada kunjungan kerja gubernur dan penyerahan sebanyak 50.000 Vaksin kepada Pemko Pekanbaru Ahad (23/5/2021) di Rumah Sakit Madani Pekanbaru.
Untuk lebih menurunkan angka grafik penularan Covid-19, Gubernur Riau mengharapkan agar semakin banyak dilakukan tracing dari pasien positif Covid-19 yang terdeteksi.
Gubernur mengharapkan tracing minimal dilakukan kepada 15 orang terdekat atau yang berkontak kepada pasien Covid-19 yang terkonfirmasi. Peningkatan Covid-19 di Kota Pekanbaru dan Dumai menjadi perhatian serius pemerintah untuk menurunkannya.
"Ini sesuai dengan amanat Presiden beberapa hari yang lalu sudah mengunjungi Provinsi Riau dan menekankan agar Kota Pekanbaru dan Dumai dapat diturunkan angka Kasus Positifnya," ujar Gubri.
Ditambahkan Gubri, selain vaksinasi yang terus dilakukan secara masal untuk Lansia dan Pelayan Publik juga tracing menjadi penting agar pasien positif semakin cepat ditangani, dan dengan diisolasi semakin mudah mengontrol penularannya. Hal ini akan berpengaruh terhadap turunnya grafik kasus positif.
Lebih lanjut Gubernur Riau mengharapkan masyarakat tidak perlu khawatir jika ada keluarga yang terkonfirmasi positif covid-19. Gubernur menekankan kerja sama dan dukungan Keluarga dan masyarakat untuk memberikan informasi kepada petugas.
"Masyarakat tidak perlu khawatir jika keluarga yang positif Covid-19 dilakukan tracing karena pemerintah Provinsi Provinsi dan Kota Pekanbaru telah menyiapkan tempat isolasi agar pasien yang OTG dapat di kendalikan tidak semakin menularkan kepada yang lain," tutupnya. (MCR)