Penyumbang Covid-19 Tertinggi, 5 Kecamatan di Siak Diimbau Perketat Penerapan Prokes

Harijal - Senin, 10 Mei 2021 21:52 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2021/05/1307e2052021_untitled12.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
(Foto: Ira Widana)
Kepala Dinas Kesehatan, dr Toni Chandra dan Jubir Satgas Covid-19 Siak, Budhi Yowono (kanan).

SIAK - Penambahan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Siak pada Sabtu hingga Minggu (7-8/5/2021) mencapai 156 orang. Update penambahan kasus ini masih tertinggi dari Tualang, Sungai Apit, Siak, Mempura, Dayun dan Kandis. Untuk itu, pemerintah kecamatan setempat bisa memperketat penerapan protokol Covid-19 di masing-masing daerah.

Kepala Dinas Kesehatan dr Tonny Chandra mengatakan jumlah pasien Covid-19 yang meninggal sudah mendekati angka 100. Artinya, masyarakat yang masih dalam keadaan sehat jangan sampai tertular oleh virus yang kasat mata ini.

"Makanya perlu perketat penerapan prokes ini. Beri teguran warga yang tidak menggunakan masker di luar ruangan. Kemudian setiap pelaku usaha wajib mengingatkan pembeli untuk memakai masker serta mencuci tangan sebelum dan sesudah berbelanja. Saat berada dalam toko atau warung di pasar, warga tetap harus menjaga jarak satu dengan yang lainnya," kata dr Tonni dilanasir goriau.com.

Sementara itu, Juru Bicara Penanggulangan Covid-19 Budhi Yuwono yang juga Asisten I Setkab Siak menambahkan hal ini patut menjadi pemikiran bersama untuk mencarikan solusinya.

“Saat ini kami sedang berusaha menciptakan iklim yang kondusif untuk masyarakat agar menyadari pentingnya mematuhi prokes,” ungkap Budhi.

Dikatakannya, jadikan mematuhi prokes sebagai gaya hidup. Sebab tidak bisa dipungkiri, agar terhindar dari Covid-19, hal itu merupakan salah satu jawabannya. Terkait solusi konkret yang dilakukan Pemkab Siak dibantu pemangku kepentingan lainnya, adalah selain melakukan penyekatan, juga menerapkan PPKM skala mikro.

Di samping itu, kami juga melakukan Operasi Yustisi dan operasi berskala lokal untuk menyadarkan masyarakat dalam menerapkan Perda No 4 tahun 2020 tentang Penanggulangan Covid-19 dan Penyakit Menular. ***

Berita Terkait

Pemerintahan

Fenomena Bulan Darah Ubah Langit Menjadi Merah Api

Pemerintahan

PPWI Inhil, BDPN, Kades dan Warga Pungkat Bahu Membahu Padamkan Api yang Membakar Kebun Warga

Pemerintahan

PLN Tembilahan Belum Tuntaskan Kabel Semrawut

Pemerintahan

9 Perusahaan Siap Perbaiki 6,44 Kilometer Jalan Simpang KITB-Sungai Rawa

Pemerintahan

Agung Nugroho Senang Anak-anak Kembali Sekolah

Pemerintahan

Karhutla Riau Mulai Terkendali