Gubernur Syamsuar Lantik dan Ambil Sumpah Kadishub dan Kepala BPBD Riau

Harijal - Jumat, 19 Maret 2021 17:31 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2021/03/5b6c5f032021_untitled2.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
istimewa

PEKANBARU - Gubernur Riau (Gubri), Syamsuar resmi melantik sekaligus menyaksikan pengambilan sumpah pejabat tinggi pratama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Riau dan Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Riau di Gedung Daerah Balai Serindit, Jumat (19/3/2021).

Adapun pejabat yang baru dilantik tersebut, yaitu Andi Yanto sebagai Kadishub Riau, selanjutnya M Edy Afrizal sebagai Kepala BPBD Riau.

Pelantikan Kepala BPBD Riau dan Kadishub Riau ini berdasarkan Surat Keputusan (SK) Gubernur Riau (Gubri) Nomor KPTS 325/III/2021.

Gubri menyebutkan, dilantiknya dua pejabat ini sejalan dengan adanya alih tugas di Provinsi Riau, di mana pejabat sebelumnya Taufik OH pindah tugas menjadi Kadis PUPR dan kemudian Kepala BPBD Riau sebelumnya, Edwar Sanger telah mengakhiri tugas pengabdiannya kepada pemerintah Provinsi Riau.

Gubri menyebutkan, sekarang Edwar Sanger sebagai tim pengarah, karena dia menjabat lebih dari lima tahun sebagai Kepala BPBD Riau dan pengalamannya yang sangat berguna bagi Pemprov Riau dalam mengatasi bencana di Riau.

"Karena memang selama ini sudah menjalin hubungan harmonis yang baik dengan semua pimpinan yang ada di sini (Riau), termasuk juga Kepala BNPB bersama seluruh jajarannya dan Kementerian LHK yang ada di Jakarta. Karena itu nanti harapan kami juga bisa membantu tugas kami dalam rangka penanganan bencana yang ada di Riau," tuturnya.

Syamsuar menuturkan, pelantikan ini juga berdasarkan Surat Komisi ASN nomor B 1215/KSN/03/2021 tanggal 17 Maret 2001 tentang rekomendasi hasil seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama di lingkungan Pemprov Riau.

Berdasarkan pada ketentuan tersebut diatas dan setelah dilakukan penilaian terhadap kelengkapan persyaratan pengajuan calon jabatan JPT Pratama sudah diproses jauh hari sebelumnya dengan prinsip kehati-hatian yang menjadi prioritas dan keutamaan.

Kemudian Gubri menyebutkan, pejabat harus menyadari pula bahwa seorang pemimpin bukan hanya dilihat dari tinggi jabatannya namun terlebih kepada apa yang diperbuatnya karena tugas Amar Ma`ruf Nahi Munkar hanya diberikan kepada orang yang taat dan amanah.

"Sebagai seorang abdi negara dan selaku aparatur sipil negara dimanapun kita ditugaskan dan dipercaya dalam mengemban tugas yang diamanahkan kita wajib mentaatinya," tutupnya. (MCR)

Berita Terkait

Pemerintahan

Fenomena Bulan Darah Ubah Langit Menjadi Merah Api

Pemerintahan

PPWI Inhil, BDPN, Kades dan Warga Pungkat Bahu Membahu Padamkan Api yang Membakar Kebun Warga

Pemerintahan

PLN Tembilahan Belum Tuntaskan Kabel Semrawut

Pemerintahan

9 Perusahaan Siap Perbaiki 6,44 Kilometer Jalan Simpang KITB-Sungai Rawa

Pemerintahan

Agung Nugroho Senang Anak-anak Kembali Sekolah

Pemerintahan

Karhutla Riau Mulai Terkendali