BAZNAS Siak Bangun Pusat Peternakan Mustahik di Riau Senilai Rp 1,7 Miliar

Harijal - Sabtu, 13 Maret 2021 21:58 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2021/03/ecd1e8032021_untitled6.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
Foto: Baznas Kabupaten Siak

SIAK, kabarmelayu.com - Menindak lanjuti pertemuan dan kunjungan verifikasi yang dilakukan oleh BAZNAS RI melalui Lembaga Pemberdayaan Peternak Mustahik (LPPM)  pada Rabu lalu (10/3) yang juga berkoordinasi dengan Dinas Peternakan Kabupaten Siak, membahas mengenai Program Balai Ternak Baznas serta membicarakan kondisi geografis daerah dan jenis hewan yang cocok untuk dikembang biakkan di Kabupaten Siak.

Setelah berdiskusi kemudian ditentukan hewan ternak yang cocok adalah kambing dan sapi. Program ini memiliki tujuan untuk membangun sentra ternak di Riau serta membangun ekonomi para mustahik kaum duafa di Kabupaten Siak.

Ketua Baznas Siak Abdul Rasyid Suharto kepada Media Sabtu (13/03/21) menyampaikan bahwa program central ternak ini adalah hasil sharing dana BAZNAS Kab Siak, BAZNAS Provinsi Riau dan LPPM BAZNAS RI.

Program tersebut langsung mendapat respon positif dan akan segera dilaksanakan pada awal April mendatang. Tak tanggung-tanggung dana yang disiapkan mencapai 1,7 Milyar. dana tersebut bersumber dari LPPM BAZNAS RI, BAZNAS Kabupaten Siak, dan BAZNAS Provinsi Riau.

Dalam program ini dipilih 3 wilayah kecamatan, yakni kecamatan Dayun, Lubuk Dalam, dan Kecamatan Kerinci Kanan. 

"Kecamatan Dayun akan difokuskan untuk pengembang biakan hewan ternak kambing, sedangkan Kecamatan Lubuk Dalam dan Kerinci Kanan akan difokuskan untuk pengembang biakan hewan ternak Sapi Bali," ungkapnya.

Lanjutnya, program pengembangbiakan ternak ini memadukan konsep pembibitan ternak dan penggemukan ternak dengan pemberdayaan masyarakat lokal. Konsep pemberdayaan meliputi pendampingan yang diawasi langsung oleh Balai Ternak BAZNAS RI. Model yang diterapkan adalah pemberdayaan ekonomi masyarakat dengan memberikan aset produktif berupa hewan ternak untuk dikelola dan dikembangan secara berkelanjutan.

“Maka dari itu Baznas Kabupaten Siak mengharapkan agar program ini dapat berjalan lancar sehingga nantinya dapat memenuhi kebutuhan ekonomi masyarakat terutama masyarakat dari golongan yang tidak mampu," tutup Abdul Rasyid.(man)

Berita Terkait

Pemerintahan

Fenomena Bulan Darah Ubah Langit Menjadi Merah Api

Pemerintahan

PPWI Inhil, BDPN, Kades dan Warga Pungkat Bahu Membahu Padamkan Api yang Membakar Kebun Warga

Pemerintahan

PLN Tembilahan Belum Tuntaskan Kabel Semrawut

Pemerintahan

9 Perusahaan Siap Perbaiki 6,44 Kilometer Jalan Simpang KITB-Sungai Rawa

Pemerintahan

Agung Nugroho Senang Anak-anak Kembali Sekolah

Pemerintahan

Karhutla Riau Mulai Terkendali