Gubri dan Wagubri Tampil Kompak Beri Arahan di Dua Pertemuan Berbeda

Harijal - Rabu, 24 Februari 2021 18:38 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2021/02/585bf5022021_untitled6.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
istimewa
Gubri dan Wagubri Tampil Kompak

PEKANBARU - Gubernur Riau (Gubri) H Syamsuar, tampil kompak bersama wakilnya Edy Afrizal Natar Nasution, saat melakukan  pertemuan bersama seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) secara virtual di Ruang Riau Command Center (RCC) Menara Lancang Kuning Kantor Gubernur Riau, Rabu (24/2/21).

Gubernur dan Wakil Gubernur Riau kemudian kembali melakukan kunjungan bersama ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau, guna memberikan arahan terkait pencegahan dan penanggulangan Karhutla, yang saat ini sudah mulai terdeteksi di beberapa daerah di Riau. 

"Banyak target kita yang perlu kita kejar. Karena itu, kami memberikan pengarahan dengan pak Wagub, agar mereka (ASN) dapat bekerja dengan maksimal," kata Gubri, Rabu (24/2/21). 

Mantan Bupati Siak ini kemudian mengulas perihal dua tahun perjalanan kepemimpinannya di Provinsi Riau. Sisa tiga tahun masa pengabdiannya, masih banyak program kerja yang harus dibuat. Persoalan Kahutla diawal kepemimpinannya, kemudian diteruskan adanya pandemi Covid-19 ditahun kedua, memang menjadi persoalan. 

"Kami dengan pak Wagub ini sudah dua tahun, tinggal 3 tahun lagi. Saya minta kepada teman-teman, dimasa pandemi ini, kita harus bekerja keras," ungkap Gubri.

Karena itu, semua perangkat di lingkungan Pemprov Riau harus kompak. Gubri juga menampik soal hubungan disharmoni antara dirinya dan Wagubri. 

Menurutnya, dia [Gubernur] dan wakilnya itu masih solid. Sebaliknya, isu keretakan hubungan dirinya dengan Wagubri jangan sampai dimanfaatkan pihak tertentu, yang kemudian berdampak pada kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN). 

"Karena itu, saya sampaikan kepada teman-teman agar semua solid. Kami juga sekaligus menetralisir, jangan sampai kami berdua tak kompak pula. Jangan sampai ini dimanfaatkan pihak lain. Dan pada akhirnya jadi kemandekan," tegas Syamsuar.

Lebih lanjut, Syamsuar juga menyampaikan, sesuai komitmennya bersama Wagubri ada tugas yang harus dilaksanakan yaitu visi dan misi pembangunan yang telah tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) sampai 2024 harus terlaksanakan dan diperlukannya kekompakan dari tingkat atas sampai bawah.

Sehingga untuk agar visi misi tersebut terlaksana dengan sebaik mungkin, tentunya harus solid dengan artian harus kompak, karena jika tidak ada kekompakan maka akan dihadapkan dengan banyak persoalan yang akan dihadapi.

"Ini sudah menjadi komitmen kami dan tugas ini harus kami laksanakan sesuai yang tertuang dalam RPJMD sampai 2024 harus kami laksanakan tentunya dengan seluruh OPD dilingkungan Provinsi, dan tentunya kami tidak bisa bekerja berdua tanpa dukungan dari staff kami yang setia membantu," terangnya.(MCR)

Berita Terkait

Pemerintahan

Kelompok Tani SKB Pangean Merasa Dibohongi PT. RAPP, Tuntut Penyelesaian Lahan

Pemerintahan

Komisioner KI Kecam Kadisdik Riau, Abaikan Sengketa Informasi, Minta Diberi Sanksi Keras

Pemerintahan

Prosedur Pemindahan Warga Binaan, Kalapas Bagansiapiapi Kedepankan Asas Pembinaan

Pemerintahan

Musrenbang RKPD 2027 Pemprov Riau, Hendry Munief Beri Catatan Penting

Pemerintahan

Bupati Inhil Bangun Pasar Induk Yos Sudarso yang Megah, Pedagang Pasar Subuh Pindah ke Lokasi Baru

Pemerintahan

Dua Petinju Pekanbaru Sabet Medali Emas Kejuaraan Danlanud Bangka Belitung ‎