Kabaharkam Polri Ingatkan Riau Waspada Ancaman Resesi di tengah Covid-19 dan Karhutla

Harijal - Selasa, 25 Agustus 2020 20:04 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2020/08/d80f6b082020_untitled32.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
istimewa

PEKANBARU - Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri Komjen Pol Agus Andrianto hari ini berkunjung ke Riau. Dalam kunjungannya ini, Agus mengingatkan Provinsi Riau agar waspada akan ancaman resesi ekonomi di tengah Pandemi Covid-19 dan kebakaran hutan dan lahan. 

Hal tersebut dikatakan Agus di hadapan Gubernur Riau Syamsuar, Kapolda Riau Inspektur Jenderal Polisi Agung Setya Imam Effendi serta Komandan Resor Militer 031 Wirabima Brigjen M Syech Ismed di tengah apel kesiapsiagaan satuan tugas dan relawan Karhutla - Covid-19 di Purna MTQ Pekanbaru, Selasa (25/8).

"Tadi bapak Gubernur sampaikan ke saya triwulan pertama ekonomi tumbuh dua persen. Kemudian triwulan dua negatif tiga persen lebih. Sekarang ini harapannya triwulan ke tiga. Jika masih tumbuh negatif maka akan masuk ke resesi ekonomi," kata dia. 

Menurut Agus,  Riau memiliki tantangan yang lebih berat karena selain menghadapi pandemi Covid-19, juga harus selalu siap mencegah dan melawan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). 

Sehingga, pemerintah Riau diminta mengacu kebijakan pemerintah pusat terkait langkah percepatan penanganan Covid-19 diikuti perbaikan ekonomi melalui komisi percepatan pemulihan ekonomi nasional. 

"Siang ini saya mendapat perintah dari bapak Kapolri untuk mengecek kesiapan kewilayahan. Syukur Alhamdulillah saya melihat paling tidak kita siap diri, pencegahan dini preemtif dan preventif sehingga Karhutla yang hantui wilayah Indonesia bisa kita cegah," ujarnya. 

Selain itu, ia juga mengapresiasi langkah-langkah pemerintah Riau didukung Polri serta TNI, salah satunya melalui program ketahanan. Ia menuturkan ketahanan pangan saat ini menjadi penting dan atensi presiden Jokowi. 

Dia menjelaskan bahwa Pandemi Covid-19 tidak hanya dialami Indonesia, namun juga 216 negara dunia lainnya. Organisasi pangan dunia, FAO, kata dia juga sudah memprediksi akan kelangkaan pangan jika Pandemi berkepanjangan. Untuk itu, ia kembali menekankan pentingnya ketahanan pangan dilakukan oleh semua lini. 

Sementara itu, Gubernur Riau Syamsuar mengatakan  pemerintah setempat gencar melaksanakan program ketahanan pangan melibatkan masyarakat. Selain itu, ia juga menyebutkan bahwa pemerintah menyiapkan program bagi para usaha mikro kecil menengah (UMKM) Riau untuk menggerakkan ekonomi. (MCR)

Berita Terkait

Pemerintahan

Kunjungan Presiden ke Riau, BPBD Laporkan Tersisa 7 Titik Api di Empat Kabupaten

Pemerintahan

Istri Presiden PKS Dialog dengan 17 Ormas Perempuan Islam di Bawah BMIWI, Soroti Bahaya LGBT

Pemerintahan

Udara Tak Sehat Akibat Kabut Asap, UPT SMP Negeri 4 Siak Hulu Batasi Pembelajaran di Luar Ruangan

Pemerintahan

Siswa UPT SMP Negeri 4 Siak Hulu Sabet Dua Medali di Ajang OSN Tingkat Nasional

Pemerintahan

TNI Kerahkan Satgas Khusus Percepat Penanganan Karhutla di Riau

Pemerintahan

Jarak Pandang 2,2-2,7 Kilometer, Penerbangan SSK II Pekanbaru Normal