Pelaksanaan Shalat Idul Adha Tahun Ini Sesuai Surat Edaran Kemenag RI

Harijal - Kamis, 30 Juli 2020 11:05 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2020/07/586ea4072020_untitled7.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
Diskominfo Siak

Siak, Oketimes.com - Pelaksanaan shalat Idul Adha dan pemotongan hewan qurban pada masa pademi covid-19 tahun ini, yang jatuh pada hari Jumat (31/7/2020) berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.

Pemerintah mengimbau semua pihak untuk menyesuaikan tata cara pelaksanaan ibadah shalat Idul Adha penyembelihan hewan qurban pada tahun ini sebagaimana anjuran pemerintah menerapkan protokol kesehatan sesuai surat edaran Kementerian Agama RI.

Pemerintah Kabupaten Siak dan Kemenag mengeluarkan tuntunan pelaksanaan penyelenggaraan shalat Idul Adha dan pemotongan hewan Qurban berdasarkan Surat Edaran dari Kementrian Agama RI, No. SE 18 Tahun 2020, tentang penyelenggaraan Shalat Idul Adha dan Penyembelihan Hewan Qurban di masa pandemi covid-19.

Pj Setdakab Siak H Jamaluddin dalam arahannya menyampaikan bahwa pelaksanaan shalat Idul Adha di laksanakan di Masjid maupun lapangan. Syaratnya, tetap menerapkan protokol kesehatan, dan panitia penyelenggara harus disiplin melakukan pengawasan yang ketat.

"Pelaksanaan shalat Idul Adha dapat dilaksanakan di Masjid maupun di lapangan, namun saya menghimbau agar di lapangan saja, agar mudah dalam penerapan protokol kesehatan secara ketat oleh penyelenggara, kami Pemerintah Kabupaten Siak juga akan melaksanakan shalat Idul Adha bersama masyarakat di lapangan Siak Bermadah depan Istana Siak," sebut Jamaluddin saat memimpin rapat akhir persiapan pelaksanaan shalat Idul Adha dan penyembelihan hewan qurban, bersama Kemenag Kabupaten Siak, dan Pimpinan OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Siak, di Zamrud Room, Lantai I Kantor Bupati Siak, Rabu (29/7/2020).

Panitia pelaksana juga diharapkan menyediakan peralatan cuci tangan dengan air mengalir berikut hand sanitizer. Juga memeriksa suhu tubuh jamaah, diharapkan pula pelaksanaan khutbah tidak lama untuk mempersingkat waktu berkumpul jamaah.

"Seluruh jamaah wajib menggunakan masker, membawa sajaddah sendiri, dan menjaga jarak serta tidak saling bersalaman. Anak di usia balita serta orang tua dan yang mengidap suatu penyakit di anjurkan untuk tidak diikutsertakan," jelasnya.

Diperkirakan,protokol kesehatan seperti ini sudah dapat di pahami dan bisa di laksanakan masyarakat, mengingat hal serupa,dalam beberapa waktu terakhir sudah dapat diterapkan dengan baik di dalam pelaksanaan shalat Jumat.

Sekda menjelaskan protokol kesehatan untuk pelaksanaan penyembelihan hewan qurban dan 3 hari tasyrik berikutnya.

Panjangnya waktu tersedia, kiranya dapat dimanfaatkan untuk melakukan penyembelihan qurban secara bergantian, jika jumlah hewan qurban terbilang banyak di satu lokasi.

Sebelum dan sesudah penyembelihan dilaksanakan, panitia dianjurkan melakukan penyemprotan disinfektan di lokasi, menyediakan peralatan cuci tangan, handsanitizer, serta alat pemeriksa suhu tubuh.

Pada saat penyembelihan berlangsung, panitia menerapkan ketentuan jaga jarak secara disiplin diantara mereka yang hadir. Posisi petugas pemotongan daging tidak saling berhadapan. Sementara itu, kotoran hewan qurban untuk di kubur di tempat yang telah di sediakan dan disepakati.

"Para petugas penyembelihan dan mereka yang membantu, harus di pastikan dalam kondisi sehat untuk menjamin daging qurban bebas covid-19.Jumlahnya harus di sesuaikan dengan luas areal tempat kegiatan berlangsung, agar jaga jarak aman dapat di terapkan dengan baik dan disiplin," tegasnya.

Pj.Sekda juga berharap agar warga yang berqurban,serta masyarakat umum tidak hadir di lokasi penyembelihan. Apabila tetap hadir, maka wajib mentaati protokol kesehatan yang akan di pandu oleh petugas.

"Selain petugas dan panitia, warga lain memang sebaiknya tidak ikut menghadiri proses penyembelihan, untuk menghindari terjadinya kerumunan. Jika tetap ada yang hadir, maka harus mentaati protokol kesehatan yang nantinya di sampaikan petugas," harapnya.***

Berita Terkait

Pemerintahan

Kebun Negara Dijarah, Mitra PT Agrinas Palma Nusantara Tempuh Jalur Hukum

Pemerintahan

Ternyata, Seseorang Bisa Dinyatakan Positif Narkoba Setelah Terpapar Asap Ganja

Pemerintahan

Tim Manggala Agni Berjibaku Padamkan Karhutla di Palika dan Kandis

Pemerintahan

Progres capai 21 persen, Anggota koramil 05/RM dan warga kebut pengecoran Jembatan Gantung Bangko Pusaka

Pemerintahan

Api Muncul di Tiga Daerah, Helikopter Dikerahkan Padamkan Karhutla di Riau

Pemerintahan

Semangat Berbagi Idul Adha, PT. Agrinas Palma Nusantara Mitra KSO PT. Citra Mutiara Bumi Riau Gelar Penyembelihan Hewan Kurban