PEKANBARU - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau meminta agar kabupaten/kota di wilayah setempat turut menganggarkan pengadaan alat dan bahan habis pakai untuk pelaksanaan tes swab di masing-masing daerah.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau Mimi Yuliani Nazir mengatakan, hal tersebut dimaksudkan agar target capaian pemeriksaan sampel swab terkait penanganan covid-19 di Provinsi Riau dapat terpenuhi.
Apalagi, saat ini kapasitas Laboratorium Biomolekuer RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau telah mengalami peningkatan, dan mampu memeriksa hingga 1000 sampel perhari.
"Tentunya perlu penyediaan bahan habis pakai di kabupaten dan kota untuk pelaksanaan swab ini. Kita berharap masing-masing daerah melakukan pengadaan untuk TTM dan lainnya untuk pemeriksaan tersebut," kata Mimi, Kamis (16/7/2020).
"Karena, selama ini pemeriksaan masih didukung penuh oleh Pemerintah Provinsi Riau melalui pengadaan dari Laboratorium Kesehatan Daerah," tambahnya.
Lebih lanjut Mimi mengatakan, dalam upaya meningkatkan jumlah pengiriman sampel dari kabupaten dan kota, pihaknya juga telah melakukan pelatihan terhadap petugas yang ada.
"Namun untuk ketersediaan alat-alat dan bahan habis pakai yang diperlukan selama ini masih di-support dari provinsi. Sehingga kedepan, kita minta pemerintah kabupaten/kota juga dapat melakukan pengadaan TTM dan Apron untuk membantu percepatan pelaksanaan ini. Sejauh ini baru Bengkalis yang menyiapkan," terangnya.
"Tentu daerah yang lain kita harapkan juga demikian, sehingga pelaksanaan swab di masing-masing daerah dapat maksimal," demikian Mimi. (MCR)