PEKANBARU - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau telah mendaftarkan 4 item untuk diikutsertakan dalam lomba inovasi daerah yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
Asisten III Setdaprov Riau yang juga ditunjuk sebagai Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Riau Syahrial Abdi mengatakan, 4 item inovasi yang didaftarkan tersebut meliputi berbagai cakupan tatanan normal baru produktif dan aman covid-19 di berbagai sektor.
Inovasi pertama, kata dia, didaftarkan dengan judul "NEW NORMAL INOVASI + Ke Pasar Sambil Terapi Pengobatan dan Pencegahan Covid-19 dengan Kabut Ultrasonic Ozon Inhalasi Herbal Anti Virus Indonesia (Daun Bidara, Serai Wangi, Jeruk Purut, Sirih Merah)".
"Kedua, Penerapan tatanan Normal Baru pada Sektor Transportasi Umum. Ketiga, Penerapan tatanan Normal Baru pada sektor Restoran. Keempat, Penerapan Tatanan New Normal pada Sektor Perdagangan (Pasar Tradisional)," ungkap Syahrial, Selasa (16/5/2020) di Pekanbaru.
Diterangkan Syahrial, sampai dengan Senin (15/6/2020) sore kemarin, lomba inovasi yang diselenggarakan Kemendagri tersebut telah diikuti oleh sebanyak 30 provinsi se-Indonesia.
"Jadi penutupan pendaftarannya malam tadi," ujarnya.
Terangnya, lomba inovasi tersebut diselenggarakan Kemendagri untuk menghimpun gagasan dari setiap daerah dalam mempercepat penanganan covid-19.
"Tidak ada daerah pada hari ini yang menjadi contoh atau rolemodel, akhirnya pusat mengadakan lomba inovasi bagi daerah yang punya cara, yang punya kreativitas untuk menangani covid-19 ini" terangnya. (MCR)