Gugus Tugas Sampaikan Update Penanganan Covid-19 Kabupaten Siak

Harijal - Kamis, 28 Mei 2020 16:59 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2020/05/4279db052020_untitled18.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
istimewa

SIAK, kabarmelayu.com - Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Siak mengadakan konferensi pers terkait update informasi penanganan penyebaran covid-19 di Kabupaten Siak, Rabu sore (27/5/2020).

Dalam kesempatan ini, Asisten I Setda Kabupaten Siak Budhi Yuwono selaku Ketua Sekretariat Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Siak mengatakan, jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) di Kabupaten Siak seluruhnya berjumlah 4425 orang, dengan rincian yang sudah selesai pemantauan 3726 orang, yang masih dipantau 634 orang, dan orang tanpa gejala (OTG) 25 orang.

Dikatakan Budhi, Pasien Dalam Pengawasan (PDP) ada 57 orang, dengan rincian yang sedang dirawat 0, PDP meninggal dunia 8 orang, sudah sembuh 45 orang, PDP terkonfirmasi positif 3 orang. Dan pasien positif Covid-19 4 orang, dengan rincian yang sudah sembuh 1 orang, sedang dalam perawatan 3 orang.

"Penambahan jumlah ODP ini merupakan hasil dari pelaksanaan PSBB, karena setiap orang yang masuk ke Siak, kita pantau dan kita suruh untuk melaksanakan isolasi mandiri selama 14 hari di rumah masing-masing," jelas Budhi.

Sementara, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Siak, Toni Candra mengatakan bahwa untuk pasien positif Covid-19 di Kabupaten Siak sedang dirawat di RSUD Tengku Rafi`an.

"3 Pasien positif Covid-19 tersebut, merupakan santri yang mondok di pesantren magetan," kata Toni.

Sebelumnya, ada 38 santri asal Kabupaten Siak yang mondok di pesantren Magetan. Dari 38 santri, 31 sudah dipulangkan karna hasilnya negatif, 4 orang sedang menunggu hasil swapnya, dan 3 orang dinyatakan positif Covid-19.

"Kami mohon kejujuran dan keterbukaan dari seluruh masyarakat Kabupaten Siak, jika masih ada santri dari Magetan yang belum terpantau, mohon laporkan segera demi memutuskan mata rantai penyebaran covid-19 di Kabupaten Siak," tegas Toni.

Saat ini, sambung Toni, di asrama haji ada 7 orang yang ditetapkan sebagai PDP, yakni 4 orang santri Magetan, 1 orang santri Gontor, 1 orang tua santri dan 1 orang yang baru pulang dari luar negeri.

"7 orang tersebut sedang menjalani isolasi diri di asrama haji dan sudah melaksanakan pemeriksaan Rapid tes dan swap, kita tinggal menunggu hasil dari pemeriksaan tersebut paling lama Sabtu malam mendatang," ungkap Toni.(man)

Berita Terkait

Pemerintahan

Semarak HUT RI ke-81, DJSC Bersama PERBAKIN Bengkalis Gelar Turnamen Menembak

Pemerintahan

Polda Riau Turunkan Tim Ahli Terkait Kebakaran Hutan dan Lahan di Bengkalis

Pemerintahan

Kelurahan Kampung Bandar Juara III Lomba Kebersihan se-Kota Pekanbaru

Pemerintahan

Waka I DPRD Inhil Hadiri Sarasehan Kebangsaan MPR RI di Pekanbaru

Pemerintahan

Pemko Pekanbaru dan IMI Gelar Kejuaraan Balap Motor Piala Wali Kota

Pemerintahan

Sempat Padam, Karhutla di Kerumutan Pelalawan Kembali Menyala