Pemerintah Klarifikasi Pelatihan Mancing dalam Kartu Prakerja

Harijal - Selasa, 19 Mei 2020 18:58 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2020/05/35691c052020_untitled5.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
(Antara Foto/Aditya Pradana Putra).
Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja klarifikasi pelatihan memancing dalam program kartu prakerja.

JAKARTA - Direktur Eksekutif Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja Denni Puspa Purbasari mengklarifikasi soal pelatihan memancing dalam program kartu prakerja. Menurutnya, modul pelatihan tersebut bukan materi pelajaran memancing, melainkan bisnis perikanan.

"Itu mengajari bisnis di sektor perikanan. Tapi ada kesalahan translation jadi memancing," ujarnya dalam video conference, Selasa (19/5).

Denni memaparkan modul pelatihan dalam program kartu prakerja memang beragam dari mulai memasak, marketing, keterampilan berkomunikasi hingga bahasa. Menurutnya, banyak opsi ini bisa membuat peserta pelatihan kartu prakerja memilih mana yang diminati.

"Terbukti dari 530 ribu pelatihan yang dibeli (oleh peserta prakerja) mayoritas bahasa inggris, berjualan online, wirausaha hingga bagaimana menjadi freelancer," paparnya.

Denni menjelaskan program-program tersebut dibeli oleh peserta karena dianggap bernilai. Hal ini menjawab terkait sebagian materi atau modul dalam kartu prakerja yang dinilai terlalu mahal dan bisa diakses melalui YouTube.

"Jika mahal dan ada di YouTube, peserta tidak usah membeli dan bisa mencari pelatihan lainnya," terang Denni.

Dia pun menjelaskan jika ada lembaga pelatihan yang ingin memberikan materi atau modul pembelajaran secara gratis dapat mendaftarkan dengan harga Rp0.

Menurutnya, saat ini pun telah tersedia beberapa modul pembelajaran dalam kartu prakerja yang dibanderol Rp0. Sementara yang memiliki harga hingga Rp1 juta biasanya berbentuk paket tidak hanya satu pelatihan.

Data per 19 Mei 2020, terdapat 228 lembaga pelatihan dengan lebih dari 300 ribu modul pelatihan yang tersedia di program kartu prakerja dengan banderol Rp0 rupiah hingga ratusan ribu.

Secara total, pemerintah menyiapkan anggaran Rp20 triliun untuk program kartu prakerja. Program ini diharapkan dapat menjaring para korban Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) di tengah pandemi virus corona atau covid-19.

Masing-masing peserta akan mendapat manfaat berupa biaya pelatihan sebesar Rp1 juta per peserta. Lalu ditambah dana insentif Rp600 ribu per peserta per bulan selama empat bulan dan dana survei Rp50 ribu per survei sampai tiga kali.

(CNNIndonesia.com)

Berita Terkait

Pemerintahan

Semarak HUT RI ke-81, DJSC Bersama PERBAKIN Bengkalis Gelar Turnamen Menembak

Pemerintahan

Polda Riau Turunkan Tim Ahli Terkait Kebakaran Hutan dan Lahan di Bengkalis

Pemerintahan

Kelurahan Kampung Bandar Juara III Lomba Kebersihan se-Kota Pekanbaru

Pemerintahan

Waka I DPRD Inhil Hadiri Sarasehan Kebangsaan MPR RI di Pekanbaru

Pemerintahan

Pemko Pekanbaru dan IMI Gelar Kejuaraan Balap Motor Piala Wali Kota

Pemerintahan

Sempat Padam, Karhutla di Kerumutan Pelalawan Kembali Menyala