Hardiknas 2020, Gubri Imbau Tetap Semangat Kreatif Meski Di Rumah

Harijal - Sabtu, 02 Mei 2020 23:05 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2020/05/447c7e052020_untitled8.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
istimewa

PEKANBARU - Peringati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2 Mei 2020 dalam kondisi pademi Covid-19, Gubernur Riau (Gubri), Syamsuar himbau masyarakat dan insan pendidikan tetap semangat dan kreatif meski dirumah saja.

Hal tersebut disampaikan Gubri, Syamsuar sesuai peringatan Hardiknas tahun 2020 yang bertema "Belajar Dari Covid-19" yang disampaikan lansung oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ( Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim melalui pidato upacara bendera Hadiknas 2 Mei 2020 yang di gelar secara daring  di Jakarta.

"Maka itu kami sebagai Gubernur Riau mengucapkan selamat Hari Pendidikan Nasional 2020 dan menghimbau tetap semangat, tetap beraktivitas dan kreatif meskipun di rumah saja," kata gubri.

Selain itu, ia juga meminta masyarakat maupun insan pendidikan tetap menjaga jarak dan selalu menerapkan pola hidup bersih dan sehat sesuai himbauan pemerintah. "Ini juga demi kemajuan dunia pendidikan Indonesia, agar terus menghasilkan SDM yang mampu bersaing," ujarnya.

Gubri juga menyampaikan, adapun isi pidato Hardiknas 2020 yang disampaikan Mendikbud RI, Nadiem Anwar Makarim tersebut adalah mengajak seluruh insan pendidikan di tanah air mengambil hikmah dan pembelajaran dari krisis Covid-19. Yaitu Krisis yang memakan begitu banyak nyawa. Krisis yang menjadi tantangan luar biasa bagi negara di seluruh dunia. Tetapi, dari krisis ini mendapatkan banyak sekali hikmah dan pembelajaran yang bisa kita terapkan saat ini dan setelahnya.

Hal ini juga merupakan pertama kalinya, guru-guru melakukan secara daring atau online, menggunakan tools atau perangkat baru, dan menyadari bahwa sebenarnya pembelajaran bisa terjadi di manapun. Termasuk orang tua yang menyadari betapa sulitnya tugas guru. Betapa sulitnya tantangan untuk bisa mengajar anak secara efektif.

"Guru, siswa, dan orang tua sekarang menyadari bahwa pendidikan itu bukan sesuatu yang hanya bisa dilakukan di sekolah saja. Tetapi, pendidikan yang efektif itu membutuhkan kolaborasi yang efektif dari tiga hal ini, guru, siswa, dan orang tua. Tanpa kolaborasi itu, pendidikan yang efektif tidak mungkin terjadi," jelasnya.

Timbulnya empati, timbulnya solidaritas ditengah masyarakat pada saat pandemi Civid-19 ini merupakan suatu pembelajaran yang harus di kembangkan. Bukan hanya di masa krisis ini, tetapi juga terus berlanjut kedepan.

"Belajar memang tidak selalu mudah, tetapi inilah saatnya kita berinovasi. Saatnya kita melakukan berbagai eksperimen. Inilah saatnya kita mendengarkan dan bangsa yang lebih baik di masa depan," tuturnya.(MCR)

Berita Terkait

Pemerintahan

Kebun Negara Dijarah, Mitra PT Agrinas Palma Nusantara Tempuh Jalur Hukum

Pemerintahan

Ternyata, Seseorang Bisa Dinyatakan Positif Narkoba Setelah Terpapar Asap Ganja

Pemerintahan

Tim Manggala Agni Berjibaku Padamkan Karhutla di Palika dan Kandis

Pemerintahan

Progres capai 21 persen, Anggota koramil 05/RM dan warga kebut pengecoran Jembatan Gantung Bangko Pusaka

Pemerintahan

Api Muncul di Tiga Daerah, Helikopter Dikerahkan Padamkan Karhutla di Riau

Pemerintahan

Semangat Berbagi Idul Adha, PT. Agrinas Palma Nusantara Mitra KSO PT. Citra Mutiara Bumi Riau Gelar Penyembelihan Hewan Kurban