Rencana Pemko Beli Mobdin, Ruslan: Pekanbaru Mau Bangkrut Sempat-Sempatnya Mau Beli Mobil

Harijal - Senin, 28 Agustus 2017 21:35 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2017/08/f39a92082017_ruslantarigan.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
Anggota DPRD Kota Pekanbaru, Ruslan Tarigan

PEKANBARU, kabarmelayu.com - Rencana Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru membeli mobil dinas baru mendapat kritikan keras dari DPRD Kota Pekanbaru. Pasalnya rencana tersebut kurang tepat mengingat Pekanbaru saat ini mengalami rasionalisasi anggaran dan banyak kegiatan yang dipangkas bahkan dihilangkan. 

"Sangat kita sayangkan, kondisi kita ini sudah menuju kota bangkrut, kok sempat-sempatnya mau beli mobil lagi, kenapa tidak digunakan saja mobil-mobil yang dikembalikan dewan untuk operasional para OPD saja, kan masih layak pakai dan masih representatif mobil yang kita kembalikan, jangan mengelontorkan anggaran tidak jelas seperti ini," demikian disampaikan Anggota DPRD Kota Pekanbaru, Ruslan Tarigan, Senin (28/8).

Politisi PDI Perjuangan ini menganggap rencana Pembelian Mobil dinas belum urgen (dianggap perlu) mengigat masih banyak kebutuhan masyarakat yang perlu diprioritaskan dari anggaran yang ada.

"Untuk pelayanan kepada masyarakat saja belum maksimal, coba tunjukkan apa prestasi yang membanggakan Pemerintah Kota Pekanbaru untuk melayani masyarakat, KTP aja masih amburadul, saya pikir segera evaluasi seluruh kepala OPD, dinas-dinas terkait, apa saja kerja mereka, semua ngaku melayani masyarakat, masyarakat mana yng dilayani," jelasnya.

Disamping itu, Ruslan juga menyinggung soal lemahnya kinerja Dispenda dalam merekrut potensi pendapatan asli daerah (PAD) dari para pelaku usaha yang kian menjamur di Kota Pekanbaru.

"Penduduk makin banyak, pelaku usaha makin banyak, kok makin sedikit pendapatan, jemput bola mengutip PAD ini, kita harus jujur juga mengapa anggaran selalu devisit, jangan mengeruk keuntungan pribadi di dalam situasi memprihatinkan ini," ungkapnya.

Tidak hanya Ruslan, Yose Saputra juga turut mengkritisi soal rencana pembelian mobil dinas di lingkungan Pemerintah Kota Pekanbaru tersebut.

"Dengan Kondisi sekarang, APBD yang ada harus tepat guna untuk masyarakat banyak, bukannya memakai untuk bermewah-mewahan para OPD atau pejabat itu sendiri, jadi Walikota harus mengevaluasi rencana itu kembali," imbuhnya.

Sebagaimana diberitakan, Pemerintah Kota (Pemkno) Pekanbaru berencana akan melakukan pembelian mobil dinas baru. Pengadaan mobil dinas baru tersebut, diminta oleh Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Pekanbaru.  Pengadaan mobil dinas tersebut, saat ini telah memasuki tahap lelang pada Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) dan sedang memasuki masa sanggah hasil lelang dengan nilai HPS Paket sebesar Rp 1.2 Miliar dan nilai pagu paket senilai Rp 2.1 Miliar. (Eza)

Berita Terkait

Parlemen

Semangat HUT Bhayangkara Ke 80, Polresta Pekanbaru Perkuat Komitmen Pelayanan Terbaik Masyarakat

Parlemen

Polisi Ringkus Empat Tersangka Penyalahgunaan Narkoba di Tambang

Parlemen

Menjaga Ketahanan Pangan di Ujung Musim, Bhabinkamtibmas Polsek Kandis Hadir Mengawal Petani Hingga Panen

Parlemen

Puluhan Anggota TNI Datangi Polsek Bina Widya Pekanbaru, Ada Iringan Lagu Ulang Tahun Hari Bhayangkara

Parlemen

Sebagian Wilayah Riau Diprakirakan Hujan, Bengkalis, Dumai dan Rohil Waspada Gelombang

Parlemen

Bupati Herman Bertemu Ketua Fraksi PKS DPRD Riau, Dorong Akses Program Pusat untuk Kemajuan Inhil