kabarmelayu.comSIAK - Anggota DPR RI Fraksi PKS Dapil Riau I, Hendry Munief, MBA, mendorong Pemerintah Kabupaten Siak menerapkan kawasan industri hijau. Hal itu menyusul usulan Kabupaten Siak masuk dalam Kawasan Strategis
Pariwisata Nasional (
KSPN).
Saat kegiatan Sosialisasi 4 Pilar MPR RI di Ruang Rapat Raja Indra Pahlawan Kantor Bupati Siak, Senin kemarin, Hendry Munief tidak hanya berbicara tentang empat pilar, anggota DPR RI Komisi VII itu berharap kehadirannya mampu menyerap aspirasi dari masyarakat.
Berbicara wisata sejarah, Riau ada di Kabupaten Siak. Kerajaan Siak memilik kontribusi besar terhadap kemerdekaan NKRI pada masanya.
"Karena itu, kita mengusulkan ke Pemerintah pusat menetapkan kawasan Istana Siak dan kawasan cagar budaya dan sekitarnya menjadi Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN)," kata Hendry Munief.
Duduk di Komisi VII yang membidangi pembangunan perindustrian, pariwisata, ekraf dan UMKM, untuk sektor UMKM Hendry Munief memaparkan akan melakukan penguatan sektor usaha kecil melalui Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) UMKM di Kabupaten Siak.
"Sektor Industri, kami akan mengawal pengembangan Kawasan Industri Tanjung Buton seluas 5.600 hektare untuk dijadikan Green Industry (industri hijau) yang terintegrasi," kata dia.
Hendri berharap pengembangan kawasan industri ini dapat memberikan manfaat ekonomi yang besar bagi masyarakat lokal dengan tetap menjaga kelestarian lingkungan.
Dia berharap sosialisasi ini bukan saja memperkuat semangat kebangsaan, tapi juga memicu kontribusi nyata. Pihaknya ingin berkolaborasi dan bersinergi untuk membangun negeri.