Hendry Munief Dukung Langkah Pemerintah Kawal Investigasi Penembakan WNI asal Riau di Malaysia

Redaksi - Sabtu, 01 Februari 2025 11:10 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2025/02/_8149_Hendry-Munief-Dukung-Langkah-Pemerintah-Kawal-Investigasi-Penembakan-WNI-asal-Riau-di-Malaysia.png): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
Anggota DPR-RI asal Riau, Hendry Munief.(Foto: Ist)
kabarmelayu.comJAKARTA - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) asal Riau, Hendry Munief, mendukung penuh langkah pemerintah untuk mengawal investigasi kasus penembakan Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Riau di Malaysia hingga tewas.

Tindakan Presiden Prabowo dalam mengawal kasus ini menurutnya sudah tepat. Presiden sebagai kepala negara berkewajiban menjaga keamanan rakyat Indonesia baik di dalam atau luar negeri.

"Kita mendukung penuh pak presiden untuk mengawal kasus penembakan WNI di Malaysia. Langkah ini memastikan keadilan bagi para korban, dan memberikan keamanan bagi WNI baik dalam negeri atau luar negeri," kata Hendry Munief saat dihubungi Sabtu (1/2/2025).

Kita juga mengimbau masyarakat agar jangan mudah tergiur dengan iming-iming sindikat yang menjanjikan upah atau gaji besar untuk dipekerjakan di luar negeri. Jika masyarakat tertarik bekerja di luar negeri, sudah ada lembaga khusus pemerintah yang menyalurkannya.

"Silahkan ikuti program pemerintah. Di samping dicarikan pekerjaan, para calon tenaga kerja akan diberikan pelatihan khusus dan dipantau keamanannya di negara tempat bekerja. Maka mari kita manfaatkan program pemerintah ini" ulasnya.

Sebelumnya, pada 24 Januari 2025 sekitar pukul 03.00 pagi waktu setempat, petugas Agensi Penguatkuasaan Maritim Malaysia (APMM) melakukan penembakan sebuah kapal di perairan Tanjung Rhu, Selangor, Malaysia.

"Kita menyayangkan tindakan represif pihak Malaysia. Apapun motifnya, tindakan mereka jangan sampai menghilangkan nyawa. Atas nama masyarakat Riau kami ucapkan terima kasih kepada bapak presiden yang mengawal kasus ini," kata Hendry Munief.

Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Kuala Lumpur mendapat informasi bahwa WNI yang meninggal dengan inisial B itu berasal dari Riau. Sementara untuk 4 WNI yang menjadi korban luka-luka sudah mendapatkan perawatan medis di rumah sakit dan sekarang kondisinya stabil.

KBRI juga telah mendapatkan akses kekonsuleran untuk menemui mereka pada Rabu, 29 Januari 2025. Kemenlu dan KBRI Kuala Lumpur memastikan akan terus memantau perkembangan kasus tersebut serta memberikan pendampingan kekonsuleran dan hukum, guna memastikan terpenuhinya hak-hak WNI dalam sistem hukum di Malaysia.


Tag:

Berita Terkait

Parlemen

Pengiriman PMI Ilegal Melalui Tanjung Harapan Selatpanjang Digagalkan

Parlemen

Kemnaker Siapkan Kompetensi Tenaga Kerja Hadapi Peluang Green Jobs

Parlemen

Tinjau PT Pan Brothers Tbk, Menaker Soroti Komitmen Perusahaan Mempekerjakan Penyandang Disabilitas

Parlemen

Kemnaker Gandeng GreatNusa dan Microsoft Siapkan Talenta AI Hadapi Perubahan Pasar Kerja

Parlemen

HUT ke-79 Kemnaker Jadi Momentum Perkuat Vokasi dan Transformasi Green Office

Parlemen

Ratusan Perusahaan di Pekanbaru Masih Abaikan BPJS Pekerja