Penanganan Sampah Perkotaan Harus Dilakukan Secara Efektif

Oleh: Novlian Ade Nurlela
Harijal - Jumat, 14 Oktober 2022 19:10 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2022/10/baff07102022_untitled2.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
Novlian Ade Nurlela

PENANGANAN sampah perkotaan khususnya di kota Pekanbaru harus dilakukan secara efektif sehingga dampaknya akan dapat menjadi salah satu indikator berjalannya tata kelola pemerintahan kota yang baik. Oleh sebab itu setiap orang, baik itu secara individu maupun kelompok, harus peduli terhadap sampah yang dihasilkan selama ini.

Saat ini sampah di kota Pekanbaru menjadi pemandangan yang tidak mengenakkan. Oleh sebab itu pemerintah kota harus cepat mengambil tindakan sebab sampah merupakan masalah kita semua. 

Setiap orang menghasilkan sampah setiap hari

Sepanjang tahun populasi manusia terus bertambah, berbanding lurus dengan bertambahnya produksi sampah. Artinya, semakin banyak penduduk sebuah kawasan, maka semakin banyak pula produksi sampah yang dihasilkan.

Khusus di kawasan perkotaan, sampah menjadi salah satu ancaman tersendiri bagi kehidupan kawasan perkotaan yang berkelanjutan, kerana setiap orang menghasilkan sampah setiap hari.

Produksi sampah di kawasan perkotaan kemungkinan besar bakal terus melonjak. Oleh karenanya harus ada upaya sungguh-sungguh dari pemerintah Kota Pekanbaru dalam pengendalian konsumsi dan tata kelola sampah, jika tidak sampah-sampah tersebut akan ‘tenggelam’ dalam lautan sampah. Tak terkecuali kota-kota di negeri ini.

Hal pokok lainnya adalah pertumbuhan populasi umumnya yang dibarengi dengan peningkatan konsumsi. Meningkatnya konsumsi berimbas langsung dengan bertambahnya jumlah sampah yang diproduksi. Hal ini mengingat produksi sampah memiliki kaitan erat dengan tingkat konsumsi kita, pengendalian hasrat konsumtif sesungguhnya bisa ikut berkontribusi menekan jumlah sampah yang kita produksi. Untuk itu pejabat yang berwewenang harus segera bergerak cepat. Kita ingin kota Pekanbaru harus menjadi kota yang bersih, dan menjadi kota Adipura.

Berdasarkan data Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Pekanbaru, jumlah sampah yang dihasilkan oleh penduduk kota Pekanbaru mencapai 1.360 ton per harinya. Sejalan dengan harapan di atas (kota Adipura-red) Pemerintah kota harus memperkuat komitmen dan peran aktif pemerintah daerah dalam melaksanakan pengelolaan sampah dengan menjadikan sampah sebagai bahan baku ekonomi. Kemudian Pemerintah Kota harus memperkuat partisipasi publik dalam upaya menjadikan sampah sebagai bahan baku ekonomi melalui gerakan memilah sampah.

Pemerintah Kota juga harus memperkuat komitmen dan peran aktif produsen dan pelaku usaha lainnya dalam implementasi bisnis hijau (green business) dengan menjadikan sampah sebagai bahan baku ekonomi.

Penulis merupakan Mahasiswi Jurusan Sosiologi Fisip Universitas Riau

Berita Terkait

Opini

Wabup Inhil Hadiri Penutupan MTQ ke-44 Provinsi Riau, Stand Bazar Inhil Juara Kedua

Opini

Siak Raih Peringkat VI pada MTQ ke-44 Tingkat Provinsi Riau, Wabup Syamsurizal: Terus Tingkatkan Prestasi

Opini

Penyelundupan 652 iPhone Ilegal via Pelabuhan Bengkalis Digagalkan

Opini

DK PWI Pusat Desak Riau Pos Grup Bayar Hak Eks Karyawan

Opini

Polri untuk Masyarakat, Kapolda Riau Tinjau Jembatan Merah Putih di Dumai

Opini

Pastikan Keamanan Stok Beras, Menko Polkam Tinjau Gudang Bulog di Sumut