Menpora: Malaysia Harus Minta Maaf Secara Resmi

Harijal - Minggu, 24 November 2019 13:32 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2019/11/2c7ea9112019_untitled4.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
(CNN Indonesia/ Adhi Wicaksono)
Zainudin Amali meminta Malaysia meminta maaf secara resmi terkait pemukulan WNI.

JAKARTA - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Republik Indonesia, Zainudin Amali, menyatakan pemerintah Malaysia harus minta maaf secara resmi terkait penyerangan warga negara Indonesia di Kuala Lumpur.

Zainudin mengaku telah mengetahui permintaan maaf dari Menpora Malaysia, Syed Saddiq, yang disampaikan melalui media sosial.

"Pemerintah Malaysia harus meminta maaf secara resmi kepada masyarakat Indonesia," ujar Zainudin dikutip dari Antara.

Politikus Partai Golkar itu menilai Malaysia harus menyampaikan permintaan maaf secara resmi karena Indonesia telah melayangkan surat secara resmi kepada pemerintah Malaysia agar mengusut tuntas insiden, serta menuntut penyelesaian secara hukum terhadap pelaku penganiayaan dan meminta maaf kepada masyarakat Indonesia.

"Jadi karena kami sudah mengirim surat secara resmi, semestinya Pemerintah Malaysia juga harus menyampaikan permintaan maaf secara resmi pula," tegasnya di Surabaya, Minggu (24/11).

Zainudin juga mengungkit permohonan maaf Menpora RI sebelumnya, Imam Nahrawi, yang langsung meminta maaf setelah insiden yang melibatkan suporter dalam laga Kualifikasi Piala Dunia 2022 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, 5 September 2019.

"Saat itu Pemerintah Indonesia langsung meminta maaf secara resmi. Bahkan, Menpora kita yang ketika itu dijabat Pak Imam Nahrawi datang langsung ke Menpora Malaysia untuk menyampaikan permintaan maaf," katanya.

"Kalau meminta maaf secara resmi nanti pasti dimaafkan kok. Asalkan juga ada kepastian bahwa pelaku penganiayaan telah diproses secara hukum," lanjut Zainudin.

Insiden penyerangan WNI di Kuala Lumpur merebak setelah video pemukulan viral di media sosial setelah laga Kualifikasi Piala Dunia 2022 antara Malaysia dan Indonesia, Selasa (19/11).

Selain panas karena video penyerangan yang viral, media sosial juga sempat ramai karena Saddiq tak langsung meminta maaf dan menyatakan pemukulan terhadap WNI adalah hoaks. 

(cnnindonesia.com)

Berita Terkait

Sport

Pemko Pekanbaru Tingkatkan Status Siaga Karhutla Jadi Tanggap Darurat

Sport

Pokja Newsrom Jaga Desa SMSI, Manifestasi Kukuhkan NKRI

Sport

Karhutla Kerumutan Pelalawan Capai 969 Hektare, Tim Gabungan Terus Berjibaku

Sport

Kabut Asap Mengkhawatirkan, Manfaatkan SIGNAL untuk Bayar Pajak Kendaraan

Sport

Polda Riau Bongkar Sindikat Curanmor, 44 Unit Kendaraan Disita, 6 Orang Ditetapkan Tersangka

Sport

Polsek Teluk Meranti Bagikan Masker kepada Pengguna Jalan, Imbau Warga Cegah Karhutla