Mengamuk di Final, Kevin/Marcus Juarai Lagi Fuzhou China Open

Harijal - Senin, 11 November 2019 09:11 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2019/11/02360f112019_untitled4.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
Photo : PBSI
BWF World Tour.

Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon akhirnya kembali mengharumkan nama Indonesia di pentas BWF World Tour Super 750, Fuzhou China Open 2019, mereka mempersembahkan gelar juara untuk tanah air.

The Minions menjuarai turnamen berhadiah total 700.000 Dolar Amerika Serikat ini setelah di partai final yang dilangsungkan di Haixia Olympic Sports Center, Fuzhou, China, Minggu sore 10 Novemmber 2019, melumat jawara sakura, Takeshi Kamura/Keigo Sonoda.

Pertarungan memperebutkan gelar juara berlangsung sangat sengit sejak game pertama dimulai, The Minions membuka game dengan dua poin untuk keunggulan 2-0. Namun, langsung dibalas dengan 1 angka oleh duo Jepang agresif itu. Baru saja game dimulai dua hasil imbang sudah mewarnai papan skor yakni di kedudukan 3-3, 5-5 dan 6-6.

Mendekati jeda Kevin/Marcus sempat unggul 9-6. Tapi poin kembali sama kuat setelah Takeshi/Keigo menyamakan angka 9-9. Namun, akhirnya saat jeda penguasa ranking 1 dunia ini bisa unggul kembali pada skor tipis 11-9.

Setelah jeda pemegang 7 gelar juara BWF World Tour 2019 itu langsung menggempur pertahanan juara Singapore Open 2019 itu, alhasil perolehan skor Kevin/Marcus melonjak ke angka 13-9.

Takeshi/Keigo sempat memperkecil jarak perolehan angka hanya tersisa 1 poin saja pada skor 15-14. Tapi Kevin/Marcus memang sedang ganas-ganasnya, mereka dengan mudah memperlebar jarak angka jadi 17-14.

Laga semakin tegang ketika Takeshi/Keigo mendapatkan cukup banyak poin untuk menipiskan angka pada kedudukan 18-17. Namun, angka 17 itu ternyata poin terakhir yang bisa didapatkan Takeshi/Keigo. Mereka tak bisa lagi menghadang laju Kevin/Marcus untuk menuntaskan perlawanan mereka. Kevin/Marcus memenangkan game pertama dengan angka 21-17 di menit 16.

Kekalahan di game pertama membuat semangat Takeshi/Keigo untuk menggagalkan upaya Kevin/Marcus naik podium juara semakin menjadi-jadi, di awal game kedua mereka langsung melancarkan serangan mematikan dan hasilnya sangat baik, 3 poin langsung diraih untuk menguasai papan skor 0-8.

Kevin/Marcus dibuat kewalahan dengan serangan cepat yang selama ini menjadi ciri khas mereka. Namun, bukan Kevin/Marcus namanya jika tak mampu membalikkan keadaan, terbukti usai tertinggal 5-8, Kevin/Marcus bagaikan kesurupan, mereka mengganas dan memberondong Takeshi/Keigo 12 poin beruntun dan berbalik unggul pada skor telak 17-8.

Takeshi/Keigo benar-benar dibuat tak berdaya, mereka terlambat untuk bangkit dari amukan Kevin/Marcus, meski sempat mendapatkan beberapa poin. Tapi Kevin/Marcus keburu menyelesaikan pertandingan itu dengan kemenangan telak 21-9.

Dengan kemenangan ini Kevin/Marcus tak cuma berhasil mempertahankan gelar juara yang dikuasai sejak Fuzhou China Open 2018 lalu. Tapi juga menjadi sejarah baru di ajang ini. Mereka menjadi pebulutangkis pertama Indonesia yang bisa juara dua kali beruntun di turnamen terangker ini.

(viva.co.id)

Berita Terkait

Sport

Polsek Kandis Ungkap Kasus Narkotika, Amankan Kurir dengan Barang Bukti 28,71 Gram Sabu

Sport

Kelompok Tani SKB Pangean Merasa Dibohongi PT. RAPP, Tuntut Penyelesaian Lahan

Sport

Komisioner KI Kecam Kadisdik Riau, Abaikan Sengketa Informasi, Minta Diberi Sanksi Keras

Sport

Prosedur Pemindahan Warga Binaan, Kalapas Bagansiapiapi Kedepankan Asas Pembinaan

Sport

Musrenbang RKPD 2027 Pemprov Riau, Hendry Munief Beri Catatan Penting

Sport

Bupati Inhil Bangun Pasar Induk Yos Sudarso yang Megah, Pedagang Pasar Subuh Pindah ke Lokasi Baru