kabarmelayu.comKANDIS - Turnamen Badminton
Kapolsek Kandis Cup Tahun
2026 resmi ditutup pada Jumat malam (15/5/
2026) di GOR Badminton Garuda, Kelurahan Simpang Belutu, Kecamatan
Kandis, Kabupaten Siak.
Kegiatan yang berlangsung meriah tersebut dihadiri oleh unsur Forkopimcam, tokoh masyarakat, personel Polsek Kandis, serta ratusan masyarakat pecinta olahraga bulutangkis. Sebanyak 32 tim lokal dari 8 kampung dan 3 kelurahan di Kecamatan Kandis turut ambil bagian dalam turnamen yang digelar untuk memeriahkan kebersamaan antara Polri dan masyarakat.
Kapolsek Kandis, Kompol Herman Pelani, S.H., M.H., menyampaikan bahwa turnamen ini bukan sekadar kompetisi olahraga, tetapi juga sarana mempererat silaturahmi dan menumbuhkan semangat sportivitas di tengah masyarakat.
"Turnamen ini menjadi wadah untuk memperkuat hubungan harmonis antara Polri dan masyarakat, sekaligus mencari bibit-bibit atlet bulutangkis potensial yang dapat mengharumkan nama Kecamatan Kandis di masa mendatang," ujar Kompol Herman Pelani.
Adapun para pemenang Kapolsek Kandis Cup 2026 adalah:Juara I: Herman Pelani & RobiJuara II: Carles & IrfanJuara III Bersama: Ayi & Isra serta Syamsurizal & MidunPara juara menerima hadiah berupa sepeda listrik, uang pembinaan, medali, sertifikat, serta bibit pohon buah sebagai simbol dukungan terhadap pelestarian lingkungan.
Kapolres Siak, AKBP Sepuh Ade Irsyam Siregar, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Kandis Kompol Herman Pelani,S.H.,M.H mengapresiasi antusiasme masyarakat yang turut menyukseskan turnamen tersebut.
"Kapolres Siak memberikan apresiasi atas terselenggaranya Kapolsek Kandis Cup 2026. Kegiatan seperti ini sangat positif karena selain menyehatkan masyarakat, juga mempererat sinergi antara Polri dan warga. Dengan kebersamaan yang terjalin baik, situasi kamtibmas di wilayah Kecamatan Kandis akan semakin aman dan kondusif," ungkap Kompol Herman.
Ia menambahkan, Polres Siak akan terus mendukung kegiatan olahraga dan kegiatan sosial kemasyarakatan sebagai upaya membangun kedekatan yang humanis antara Polri dan masyarakat.
Turnamen ini diharapkan menjadi agenda rutin tahunan serta melahirkan atlet-atlet bulutangkis muda yang mampu berprestasi di tingkat yang lebih tinggi.(beng)