Kontrak Shin Tae-yong Berakhir di Timnas, Kompensasinya Capai Puluhan Miliar

Redaksi - Rabu, 08 Januari 2025 00:09 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2025/01/_3714_Kontrak-Shin-Tae-yong-Berakhir-di-Timnas--Kompensasinya-Capai-Puluhan-Miliar.png): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
Shin Tae-yong.(Foto: TvOnenews)
kabarmelayu.comJAKARTA - PSSI telah melunasi kompensasi pemecatan Shin Tae-yong dari kursi pelatihtimnas Indonesiayang mencapai puluhan miliar rupiah. Pesangon ini harus dibayar karena kontrak Shin Tae-yongdengan PSSI masih berlaku hingga 2027.

"Dari sisi finansial, puluhan miliar rupiah yang harus kami bayar. Kompensasi yang kami berikan juga sesuai dengan kontraknya," kata anggota Exco PSSI Arya Sinulingga.

Menurut Arya, pembayaran pesangonShin Tae-yongini juga membuktikan tidak adanya pengaruh mafia bola di balik keputusan PSSI.

Arya mengatakan, PSSI mengambil langkah tersebut demi kebaikan timnas, sekaligus penyesuaian terhadap karakter anggota skuad yang mayoritas dihuni pemain diaspora dari Eropa.

"Konsekuensi kami mengambil pemain-pemain diaspora yang makin lama level makin tinggi, jadi butuh yang namanya pemimpin pelatih. Nah didampingi oleh asisten pelatih yang kuat secara teknis. Ini pun sudah dicari oleh Pak Erick (Thohir, Ketua UmumPSSI)," kata Arya dikutip dari liputan6.

Sebelumnya, Ketua Umum PSSI Erick Thohirmenjelaskan wacana pemecatan sebenarnya sudah muncul dari sebelum laga Timnas Indonesia vs China di Kualifikasi Piala Dunia 2026, Oktober lalu.

Ada dinamika cukup tinggi yang terjadi kala itu, sehingga memunculkan pertimbangan pisah dengan juru taktik asal Korea Selatan. Secara umum, aspek komunikasi dan taktikal banyak disebut-sebut sebagai alasan utama oleh Erick.

Walau begitu, Ketum PSSI menegaskan hubungannya dengan Shin Tae-yong tetap terjaga baik, dengan mantan pelatih Timas Indonesia juga diklaim sudah legawa menerima keputusan ini.

"Sebelum pertandingan di China itu sudah terjadi dinamika yang cukup tinggi. Kalau kita hitung-hitung, jika dilakukan (pemecatan STY) saat itu, jarak ke pertandingan berikutnya cukup singkat," papar Erick Thohir.

Editor
: Redaksi

Tag:

Berita Terkait

Sport

Jelang Penyelenggaraan Piala Dunia, Ini 7 Catatan Khusus DPR untuk Tiga Lembaga Penyiaran Publik

Sport

PSPS Pekanbaru Tundukkan Sumsel United 2-0

Sport

Tekuk Persekat Tegal 4:2, Antonio Hatrick!

Sport

Malam Ini PSPS Pekanbaru Hadapi Laga Penentu Vs Persekat Tegal, Tiga Poin!

Sport

PSPS Tekuk Persikad Depok 3-1

Sport

PSPS Bungkam Sriwijaya FC 6 Gol Tanpa Balas