Hasil Malaysia Masters 2022: Chico Pebulu Tangkis Papua Pertama yang Jadi Juara

Harijal - Minggu, 10 Juli 2022 18:23 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2022/07/8662d6072022_untitled6.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
(foto: PBSI)
Chico Aura Dwi Wardoyo merebut gelar juara Malaysia Masters 2022 yang berlangsung di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Minggu (10/7). Tunggal putra Indonesia itu menjadi pebulu tangkis Papua pertama yang menjuarai turnamen internasional.

KUALA LUMPUR - Chico Aura Dwi Wardoyo merebut gelar juara Malaysia Masters 2022. Ini merupakan gelar perdana pebulu tangkis tunggal putra Indonesia itu di turnamen level BWF World Tour Super 500.

Chico memenangkan titel juara usai mengalahkan Ng Ka Long Angus dari Hong Kong pada laga final Malaysia Masters. Dia menang 22-20 dan 21-15 dalam waktu 45 menit di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Minggu (10/7).

Selain meraih gelar perdananya, Chico juga mencetak sejarah dengan menjadi pebulu tangkis Papua pertama yang juara pada turnamen badminton internasional. Dia pun mempersembahkan gelar ini untuk semua pihak yang sudah mendukungnya.

"Gelar ini mau saya persembahkan untuk orang tua, mama, papa, kakak dan adik. Semua keluarga. PBSI juga pastinya," kata Chico usai pertandingan.

"Terima kasih untuk coach Irwansyah, Koh Jonatan (Christie), Aa Ginting (Anthony Sinisuka), Mas Vito (Shesar Hiren), dan semua tim tunggal putra."

"Untuk masyarakat Indonesia, khususnya Papua, terima kasih doa dan dukungannya selama ini. Semoga apa yang saya raih, bisa menjadi motivasi dan inspirasi bagi anak-anak di sana," ucap pebulu tangkis kelahiran Jayapura, 15 Juni 1998, itu.

Sempat tegang

Chico Aura Dwi Wardoyo mengaku sempat tegang jelang menghadapi Ng Ka Long Angus dari Hong Kong dalam laga final. "Sedikit tegang saat masuk lapangan, tapi Alhamdulillah saya bisa mengatasinya akhirnya bisa main enjoy dan rileks di lapangan," ucapnya.

"Di gim pertama, poinnya mepet-mepet, saya fokus poin demi poin dan saat di poin kritis coba konsisten dengan pola main."

"Di gim kedua, lawan sepertinya tidak enak juga dengan kondisi menang angin, jadi saya manfaatkan kesempatan itu," imbuh Chico.

Tidak mudah

Perjalanan Chico merebut gelar Malaysia Masters 2022 tidak bisa dikatakan mudah. Setelah mendapat promosi dari kualifikasi ke babak utama, dia dihadapkan pada lawan-lawan tangguh seperti Lee Cheuk Yiu (Hong Kong), Kantaphon Wangcharoen (Thailand), Lu Guang Zu (China) hingga rekan sepelatnas, Anthony Sinisuka Ginting.

Tetapi, dia berhasil melewati mereka walau harus berjuang dengan rubber game. "Pastinya senang dan bangga bisa meraih gelar pertama di Super 500. Saya tidak menyangka bisa juara di sini tapi ini juga berkat persiapan saya yang menurut saya cukup baik jelang turnamen ini," kata Chico.

"Saya berharap ini menjadi bentuk tambahan kepercayaan diri menuju turnamen-turnamen selanjutnya. Saya ingin lebih enjoy dalam setiap permainan yang saya jalani," harapnya.

(sumber: Liputan6.com)

Berita Terkait

Sport

Ini 13 Sapi Jumbo yang Diusulkan untuk Bantuan Presiden Iduladha 1447 H di Riau

Sport

Aniaya Korban Hingga Babak Belur, Komplotan Debt Collector di Pekanbaru Diringkus

Sport

Lagi, 150 PMI Bermasalah Dideportasi dari Malaysia

Sport

Tekan Kemiskinan dan Stunting, Wali Kota Agung Terima Penghargaan

Sport

DPD PKS Kampar Apresiasi Turnamen Mini Soccer Kerjasama PWI Kampar dan Anggota Legislatif PKS

Sport

Terpilih Aklamasi, Achmad Faisal Reza Ketua Umum KONI Pekanbaru 2026-2030