Apriyani/Fadia Juara Malaysia Open 2022, Greysia Polii Tulis Pesan Haru

Harijal - Minggu, 03 Juli 2022 17:49 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2022/07/dd757d072022_untitled2.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
(AP Photo/Vincent Thian)
Ganda putri Indonesia Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti berpose dengan medali usai mengalahkan Zhang Shu Xian/Zheng Yu dari China pada pertandingan final turnamen bulu tangkis Malaysia Open di Bukit Jalil Axiata Arena, Kuala Lumpur, Malaysia (3/

JAKARTA - Ganda putri Indonesia Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti berhasil menjadi juara Malaysia Open 2022 setelah mengalahkan pasangan asal Tiongkok Zhang Shu Xian/Zheng Yu di final. 

Pada pertandingan di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Minggu (3/7/2022), Apri/Fadia mengalahkan Zhang/Zheng melalui rubber game, 21-18, 12-21, dan 21-19 dalam tempo satu jam 11 menit.

Melihat kemenangan ini, mantan Tandem Apriyani Rahayu, Greysia Polii menuliskan pesan haru di akun media sosial Instagram. Dia memposting ulang video dari bwf di Instagram story-nya. 

“Tidak bisa lebih bangga untuk melihat ini. Terima kasih telah melanjutkan mimpi ini, cinta kalian berdua,” tulis Greysia pada akun Instagram ditambah dengan #masihpanjangperjalanan. 

Sebagai informasi, Greysia memutuskan untuk pensiun menjadi atlet bulu tangkis sebelum final Indonesia Masters 2022. Sosok berusia 34 tahun tersebut memainkan laga eksebisi melawan pemain top dunia dari berbagai negara, mulai Jepang, Tiongkok, dan Thailand. 

Jalannya Pertandingan

Sejak awal gim pertama final Malaysia Open, laga Apri/Fadia kontra Zhang/Zheng sudah berlangsung ketat. Kedua pasangan saling adu smes, drive, serta permainan di depan net.

Apri/Fadia yang sempat unggul 9-6 berbalik tertinggal 10-11 dari Zhang/Zheng. Usai interval, finalis Indonesia Masters 2022 ini kembali tampil menekan dan terus memimpin perolehan poin, mulai dari 13-11 hingga 18-15.

Zhang/Zheng sempat memperkecil skor menjadi 17-18. Namun, Apri/Fadia kembali fokus dan bermain tenang. Hingga akhirnya pengembalian servis dari Fadia tidak bisa dikembalikan Zhang/Zheng.

Pertandingan ketat kembali terjadi di gim kedua. Apri/Fadia dan Zhang/Zheng saling kejar-mengejar perolehan poin. Di interval, pasangan China itu unggul tipis 11-10.

Usai interval, Apri/Fadia tampil tertekan dan perolehan Zhang/Zheng pun melesat untuk unggul 11-15. Ganda putri Indonesia itu sangat sulit untuk dapat lepas dari tekanan hingga akhirnya menyerah di gim kedua 12-21.

Apri/Fadia mengawali gim ketiga atau penentuan dengan baik, unggul 4-1. Namun, Zhang/Zheng meraih enam poin beruntun untuk berbalik unggul 6-4.

Pertandingan pun berlangsung seru dan ketat. Setelah adu drive dan smes, Apri/Fadia unggul 11-10 di interval.

Usai pindah tempat, Zhang/Zheng terus memberi perlawanan ketat sehingga skor menjadi imbang 14-14. Tidak ingin kecolongan, Apri/Fadia mencoba kembali tenang dan fokus.

Meski terus kembali memimpin, perolehan poin Apri/Fadia terus ditempel ketat Zhang/Zheng. Hingga akhirnya smes Apri dinyatakan masuk dan pasangan Indonesia itu menang 21-19.

(sumber: Liputan6.com)

Berita Terkait

Sport

Kepengurusan KONI Kota Pekanbaru Resmi Dilantik, Tancap Gas PORKOT

Sport

DPC PDIP Rohil Gelar Turnamen Mini Soccer Piala Muhar Riza

Sport

Paradoks Perdamaian Hotman Paris–PWI: Ketika Hukum Tunduk pada Bargaining Power dan Panggung Elit

Sport

Stop Kriminalisasi, KNARA Tuntut Kasus Mantan Kades Sungai Raya Diselesaikan dengan Jalur Reforma Agraria

Sport

Penataan Tepian Sungai Sail, Pemko Gandeng Kemenko

Sport

Parade Musik dan Bazar UMKM Sempena HUT Bengkalis Ke-514, Wabup: Wadah Kreativitas dan Penggerak Ekonomi