Ingin Rekrut Coutinho, Arsenal Perlu Belajar dari Klopp

Harijal - Selasa, 26 Mei 2020 21:14 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2020/05/a5602b052020_untitled20.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
(Paul ELLIS / AFP)
Philippe Coutinho dan Jurgen Klopp.

JAKARTA - Arsenal perlu belajar dari pelatih Liverpool, Jurgen Klopp, apabila ingin merekrut winger asal Brasil Philippe Coutinho pada musim depan.

The Gunners diklaim menjadi salah satu peminat Coutinho yang kini menjadi pemain pinjaman Barcelona di Bayern Munchen.

Nasib Coutinho di musim depan bisa tidak jelas, karena Munchen enggan mempermanenkan mantan pemain Inter Milan itu. Sedangkan Blaugrana memasukkan namanya ke dalam daftar jual utama di bursa transfer nanti.

Di tengah situasi itu Arsenal mencoba memanfaatkan kesempatan menggaet Coutinho. Menurut laporan Mirror, pelatih Arsenal Mikel Arteta dikabarkan mengadakan pertemuan dengan agen Coutinho, Kia Joorabchian, mengenai kemungkinan mendatangkan pemain Brasil tersebut.

Dengan memiliki Coutinho, Arteta berharap bisa membawa gaya khas permainan Spanyol ke klub asal London utara itu.

Akan tetapi, Arteta perlu belajar lebih jauh lagi dengan Klopp soal Coutinho. Pasalnya, salah satu alasan Coutinho dijual Liverpool ke Barcelona pada Januari 2018 karena ia tidak cocok bermain dengan gaya permainan yang sangat menyerang.

Coutinho disebut hanya piawai bermain di sisi kiri dan tengah. Sementara, skema menyerang Klopp menuntutnya memiliki kemampuan lebih sebagai pemain dengan tipikal menyerang.

Tidak hanya itu, Coutinho juga dianggap tidak bekerja dengan keras seperti pemain lain yang kini dimiliki Klopp.

Karena sejumlah faktor tersebut pelatih asal Jerman itu memilih menjual Coutinho dan mendapatkan dana besar guna membeli pemain lain. Hasilnya, uang penjualan Coutinho bisa membeli bek Virgil van Dijk dan kiper Alisson Becker guna menutup posisi yang selama ini jadi titik lemah Liverpool.

Dalam waktu singkat usai penjualan Coutinho dan pembelian pemain baru itu Liverpool bisa juara Liga Champions dan kini jadi kandidat juara Liga Inggris.

Bukan saja Klopp yang tidak cocok dengan gaya bermain Coutinho. Mantan bos Arteta di Manchester City, Pep Guardiola, juga jadi pelatih yang tidak pernah ingin memiliki pemain 27 tahun itu.

Man City punya kesempatan merekrut Coutinho sebagai pemain pinjaman pada musim lalu, namun Guardiola menolaknya dengan alasan yang kurang lebih sama dengan Klopp. 

(CNNIndonesia.com)

Berita Terkait

Sport

Polsek Kandis Ungkap Kasus Narkotika, Amankan Kurir dengan Barang Bukti 28,71 Gram Sabu

Sport

Kelompok Tani SKB Pangean Merasa Dibohongi PT. RAPP, Tuntut Penyelesaian Lahan

Sport

Komisioner KI Kecam Kadisdik Riau, Abaikan Sengketa Informasi, Minta Diberi Sanksi Keras

Sport

Prosedur Pemindahan Warga Binaan, Kalapas Bagansiapiapi Kedepankan Asas Pembinaan

Sport

Musrenbang RKPD 2027 Pemprov Riau, Hendry Munief Beri Catatan Penting

Sport

Bupati Inhil Bangun Pasar Induk Yos Sudarso yang Megah, Pedagang Pasar Subuh Pindah ke Lokasi Baru