Kru Garuda Kubu Ari Askhara Banjiri Kantor Erick Thohir Bunga

Harijal - Senin, 09 Desember 2019 20:04 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2019/12/1c9322122019_untitled3.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
(CNN Indonesia/Yuliyanna Fauzi)
Ikatan Awak Kabin Garuda Indonesia berikan karangan bunga kepada Erick Thohir.

JAKARTA - Ikatan Awak Kabin Garuda Indonesia (IKAGI) ‘tandingan’ dengan ketua bernama Achmad Haeruman memberikan 10 karangan bunga kepada Menteri BUMN Erick Thohir di kantornya yang berlokasi di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat pada Senin (9/12). Secara total, ada 33 karangan bunga yang menghiasi halaman depan kantor Erick.

Pekan lalu, Erick sebenarnya sudah mendapat sekitar tujuh karangan bunga dari berbagai pihak. Mulai dari IKAGI dengan ketua bernama Zaenal Muttaqin, Asosiasi Awak Kabin Indonesia, Yayasan Awak Kabin Indonesia, hingga Keluarga Karyawan Garuda Indonesia.

Papan karangan bunga kemudian bertambah pada Sabtu dan Minggu kemarin. Lalu, bertambah pula sebanyak 10 papan dari IKAGI ‘tandingan’ yang diketuai Achmad.

Menariknya, ada pesan berbeda yang disampaikan oleh Achmad. Pesan ini terkesan berbeda karena berisi dukungan positif tanpa sedikit pun ‘sindiran’ kepada I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra alias Ari Askhara yang diberhentikan dari jabatan direktur utama perusahaan pada pekan lalu oleh Erick.

"Kami patuh menjunjung pakta integritas etika bisnis etika kerja pegawai PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk," tulis salah satu karangan bunga yang dikirimkan atas nama IKAGI Achmad Haeruman dan terpampang di lobi Kementerian BUMN.

"IKAGI bersama APG dan Sekarga (Sekber) mengawal eksistensi Garuda Indonesia," tulisnya di karangan bunga lain.

"Kami serikat awak kabin Garuda Indonesia tetap bekerja profesional memberikan pelayanan yang terbaik. Garuda Indonesia milik kita, Garuda Indonesia milik bangsa Indonesia."

Sementara karangan bunga lain justru memberikan ucapan terima kasih kepada Erick, namun tidak lupa memberi ‘sindiran’ atas manajemen perusahaan yang dianggap tak cukup baik selama ini.

"Mantap Gebrakannya Bapak Menteri BUMN dan Ibu Menteri Keuangan, sudah berani membongkar kejahatan yang dilakukan manajemen Garuda Indonesia," tulis pada papan karangan bunga atas nama Penumpang Setia Garuda Indonesia.

"Terima kasih Pak Erick Thohir. Gaji Dirut Garuda harusnya cukup kok buat beli Harley," ungkap karangan bunga dari Asosiasi Awak Kabin Indonesia.

"Terima kasih Pak Erick Thohir telah menyelamatkan Garuda. Tolong bersihkan sampai keakar-akarnya," ucap karangan dari Pegawai Darat Garuda.

"Terima kasih Pak Erick Thohir sebuah memberikan hukuman yang setimpal, usut sekronco-kronconya," pesan di papan bunga dari Kami yang di-PHK Sepihak Dirut GA.

Terkait hal ini, Ketua Harian Serikat Karyawan Garuda (Sekarga) Tommy Tampatty yang berada di pihak Achmad menyatakan karangan bunga berisi dukungan positif sengaja diberikan agar sentimen yang muncul usai kasus pemberhentian Ari Askhara tidak melulu buruk.

"Kalau kata-kata positif itu dari IKAGI resmi. Pokoknya punya kami ada di depan. Garuda sekarang baik-baik, jangan kira semuanya di Garuda punya mental-mental secara liar," katanya.

IKAGI ‘tandingan’ dengan ketua bernama Achmad Haeruman membantah berbagai keluhan awak kabin di IKAGI dengan ketua Zaenal Muttaqin. Sebab, dianggap hanya memberikan keluhan buruk yang mampu merusak citra maskapai nasional.

Achmad mengklaim bahwa per 14 September 2019, IKAGI berada di bawah kepemimpinannya dengan Sekjen Mega Wijana.

"Saudara Zaenal mengaku sebagai ketua IKAGI, padahal secara legal dan formal diketahui bahwa Zaenal, Ketua Perkumpulan Awak Kabin Garuda Indonesia dan perkumpulan itu terdaftar di Kemenkumham, bagian dari ormas berbadan hukum," jelasnya.

(cnnindonesia.com)

Berita Terkait

Nusantara

Wakapolda Riau Kunjungi Inhil, Wabup Yuliantini Tekankan Kolaborasi dan Penghijauan

Nusantara

Pramuka Kwarcab 04.02 Ikuti Kegiatan KKRI di Makodim 0314/Inhil

Nusantara

Polda Riau Kerahkan Tim RAGA dan Brimob Jaga Keamanan Masyarakat saat Pemadaman Listrik

Nusantara

Raih Juara 2, Koramil 05/RM Turut Meriahkan Futsal Cup 2026 Polsek Rimba Melintang

Nusantara

Pemkab Inhil Gelar Rakor Siaga Darurat Karhutla 2026

Nusantara

Susuri Pesisir Siak, Afni Bawa Seragam Gratis dan Pesan tentang Masa Depan