Ada OTT KPK! Miris, Ternyata Terkait Suap Bawang Putih Impor

Harijal - Kamis, 08 Agustus 2019 13:17 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2019/08/1f85ca082019_untitled5.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
Foto: Infografis/Direksi BUMN Ditangkap Lagi/Edward Ricardo

Foto: Infografis/Direksi BUMN Ditangkap Lagi/Edward Ricardo

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Jakarta terkait dugaan suap impor bawang putih.

Hal tersebut dikonfirmasi oleh Kabiro Humas KPK Febri Diansyah. "Iya," ujarnya pendek mengonfirmasi seperti dikutip dari detikcom, Kamis (8/8/2019).

Operasi tangkap tangan dilakukan pada Rabu 7 Agustus 2019 pukul 21.30 WIB. Ada 11 orang yang diamankan penyidik KPK dalam OTT ini mulai dari pengusaha hingga orang kepercayaan anggota DPR. 

Sejumlah barang bukti diamankan KPK dalam OTT terkait dugaan kasus suap impor bawang putih ini.

Berikut fakta-fakta OTT KPK terkait dugaan impor bawang putih:

OTT di Jakarta

KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap pejabat negara. Kali ini OTT dilakukan di Jakarta.

"Iya," kata Kabiro Humas KPK Febri Diansyah, Kamis (8/8/2019).

11 Orang Diamankan

Ada 11 orang yang diamankan dalam OTT KPK tersebut.

"11 orang sudah diamankan," kata Ketua KPK Agus Rahardjo, Kamis (8/8/2019).

Agus mengungkapkan 11 orang yang diamankan mulai dari pengusaha importir hingga orang kepercayaan anggota DPR RI.

"11 orang terdiri dari unsur swasta pengusaha importir, sopir dan orang kepercayaan Anggota DPR RI dan pihak lain," ujar Agus.

Diduga Suap untuk Anggota DPR

OTT tersebut terkait dugaan suap ke anggota DPR.

"Diduga uang untuk anggota DPR," kata Kabiro Humas KPK Febri Diansyah, Kamis (8/8/2019).

Febri masih belum menyebut identitas anggota DPR yang dimaksud. Dia juga belum menjelaskan apakah anggota DPR yang diduga menerima duit ikut diamankan dalam OTT ini atau belum.

Diduga Terkait Impor Bawang Putih

OTT tersebut diduga terkait suap rencana impor bawang putih."Transaksi terkait dengan rencana impor bawang putih ke Indonesia," kata Ketua KPK Agus Rahardjo.

Agus belum menyebut identitas pihak yang terjaring OTT. Suap diduga untuk Anggota DPR.

Amankan Bukti Transfer Rp 2 Miliar

Penyidik KPK mengamankan bukti transaksi Rp 2 miliar yang diamankan dalam OTT ini.

"Tim KPK mengamankan bukti transfer sekitar Rp 2 miliar," kata Wakil Ketua KPK Basaria Pandjaitan, Kamis (8/8/2019).

Selain rupiah, penyidik KPK mengamankan pecahan dolar AS. "Ditemukan sejumlah mata uang asing berupa USD yang masih dalam proses perhitungan dan penelusuran," ujar Agus.

Duit itu diduga ditujukan untuk Anggota DPR RI. Namun, Basaria belum menyebut siapa anggota DPR yang dimaksud.

Anggota Komisi Perdagangan DPR

KPK menduga duit suap itu ditujukan untuk salah satu anggota DPR dari Komisi yang bertugas di bidang perdagangan.

"Uang diduga rencana diberikan untuk seorang Anggota DPR-RI dari Komisi yang bertugas di bidang perdagangan, perindustrian, investasi," kata Kabiro Humas KPK Febri Diansyah, Kamis (8/8/2019).

Adapun komisi yang mengurusi bidang tersebut adalah Komisi VI DPR RI. Namun, Febri belum menyebut identitas anggota DPR yang diduga menerima suap terkait impor bawang putih itu.

(cnbcindonesia.com)

Berita Terkait

Nusantara

Pramuka Kwarcab 04.02 Ikuti Kegiatan KKRI di Makodim 0314/Inhil

Nusantara

Polda Riau Kerahkan Tim RAGA dan Brimob Jaga Keamanan Masyarakat saat Pemadaman Listrik

Nusantara

Raih Juara 2, Koramil 05/RM Turut Meriahkan Futsal Cup 2026 Polsek Rimba Melintang

Nusantara

Pemkab Inhil Gelar Rakor Siaga Darurat Karhutla 2026

Nusantara

Susuri Pesisir Siak, Afni Bawa Seragam Gratis dan Pesan tentang Masa Depan

Nusantara

PLN Gangguan, Aceh, Sumut, Sumbar dan Riau Padam!