OTT Romi di Jatim Diduga Terkait Jual Beli Jabatan di Kemenag

Harijal - Jumat, 15 Maret 2019 17:18 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2019/03/b12c7b032019_0untitled6.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
CNN Indonesia/Adhi Wicaksono. CNN Indonesia/Adhi Wicaksono
Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah memberikan keterangan pada wartawan.

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan di Sidoarjo, Jumat (15/3), terkait pengisian jabatan di Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia. KPK menyebut OTT kali ini melibatkan anggota DPR, pejabat di Kemenag, dan pihak swasta.

Sebelumnya, OTT KPK di Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenag Jawa Timur di Sidoarjo disebut-sebut menyeret Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhammad Romahurmuzy alias Romi.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan saat penangkapan ada uang yang diamankan petugas yang diduga bagian dari transaksi.

"Transaksi ini diduga terkait dengan pengisian jabatan di Kemenang baik di pusat maupun daerah," kata Febri di KPK, Jumat (15/3).

Dalam OTT ini lima orang diamankan. Mereka langsung dibawa ke Polda Jatim untuk menjalani pemeriksaan awal.

Selain mengamankan lima orang, KPK juga mengamankan sejumlah uang pecahan rupiah dalam operasi senyap kali ini. Penyidik KPK, lanjut Febri, akan mendalami lebih lanjut, belum dapat mengungkap identitas orang yang diamankan lantaran proses pemeriksaan masih berjalan.

"Paling lama 24 jam nanti akan disampaikan status perkara. Siapa yang jadi tersangka," tegas Febri.

Dikutip dari CNNIndonesia.Com, Romahurmuzy merupakan salah satu orang yang diamankan dalam OTT tersebut. Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf menyerahkan kasus yang menyeret Romi kepada prosedur hukum, dengan mengedepankan asas praduga tak bersalah.

Sebelumnya Kemenag membantah operasi tangkap tangan KPK di Kantor Wilayah Kemenag Sidoardjo.

"Saya sudah koordinasi dengan humas kanwil kemenag bahwa itu tidak terjadi di kantor kanwil kemenag yang berada di Surabaya tepatnya di daerah Sidoarjo jadi kanwil kemenag provinsi jatim, tidak, tidak ada," kata Kepala Biro Humas Data dan Informasi Kemenag, Mastuki saat dikonfirmasi, Jumat (14/4).

Mastuki menegaskan OTT yang terjadi pagi tadi itu juga tidak terjadi di Kanwil Kemenag Kabupaten Sidoardjo. Menurut penuturannya sejak pagi tadi tidak ada aktivitas yang berkaitan dengan hal tersebut. "Tidak ada mulai pagi tidak ada kejadian apapun OTT berkaitan dengan kejadian yang pagi tadi," ucapnya.

Sementara itu, dari, ruangan Fraksi PPP di DPR RI terlihat kosong melompong. Berdasarkan pantauan CNNIndonesia.com, ruangan anggota Fraksi PPP di lantai 15 Gedung Nusantara I DPR/MPR terlihat sangat sepi.

Tak terlihat adanya pegawai atau staf ahli anggota Fraksi PPP DPR yang terlihat bekerja di lantai tersebut. Koran dan berbagai kertas berkas-berkas masih tergeletak di meja kerja yang berada di luar ruangan.

(cnnindonesia.com)

Berita Terkait

Nusantara

Perkuat Tata Kelola Agribisnis Sawit dan Mitigasi Tipikor, Law Firm Citra Hukum Keadilan Resmi Buka Kantor Perwakilan di Riau

Nusantara

Babinsa Koramil 06/Siak Hulu Hadiri Malam Puncak Peringatan HUT RI ke-81 Desa Tanah Merah

Nusantara

Pemkab Bengkalis Usul Pembangunan RSUD Bukit Batu dan Pengembangan Layanan Jantung-Kanker ke Kemenkes

Nusantara

Pria di Pekanbaru Diancam dan Diperas, 5 Pelaku Ditangkap

Nusantara

Tim Alpha Lakukan Fastrope ke Titik Api di Riau, Buka Jalan Tim Free Fall

Nusantara

PWI dan GAPKI Gelar Workshop di Yogyakarta, Komitmen Bersama Kawal Industri Sawit Nasional