Rizal Ramli: Program Ketahanan Pangan Telah Gagal

Angka kecukupam gizi memprihatinkan dan bisa sebabkan generasi kuntetan.
Harijal - Sabtu, 31 Maret 2018 19:38 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2018/03/db4aa3032018_00000rizalramlidiselaacarakonggresumaiislamsumatrautara_180331174950906.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
Foto: sabar sitanggang
Rizal Ramli di sela acara Konggres Umai Islam Sumatra Utara di Medan (31/3).

MEDAN - Mantan Menteri Koordinator bidang Kemaritiman ,Rizal Ramli, mengatakan pemerintah harus berhati hati dengan fenomena melimpahnya tenaga kerja muda terkait dengan adanya bonus demografi. Sebab, bagaimanapun juga pemerintah harus fokus mensejahterakan seluruh elemen bangsa.

”Pemerintah ini sudah bekerja,  tapi mohon maaf. Tidak cukup sekadar kerja,  kerja,  kerja.  Kerja untuk siapa? Jangan katakan angkatan muda ini semata sebagai bonus demografi.  Bila tidak tepat dan jelas sasaran keranya, maka sangat mungkin menjadi bencana demografi, "kata Dr  Rizal Ramli sesaat akan memberi paparan di hadapan peserta Kongres Umat Islam Sumut, di Medan (31/3), seperti dilaporkan fungsionaris DPP PBB, Sabar Sitanggang.

Menurut Rizal, pihaknya memang lebih jauh tidak menyoroti fokus pembangunan saat ini.  Menurutnya,  pembangunan bukan semata infrastruktur, ada yang lebih penting. Rizal Ramli mengatakan pemerinah gagal laksakan program ketahanan pangan.

"Angka kecukupan gizi kita memprihatinkan. Jika tidak ditangani dengan serius,  ke depan generasi Indonesia akan banyak yang ‘kuntetan’!  Generasi seperti ini pada akhirnya akan menjadi objek dan kalah bersaing di pasar global,’’ ujar Rizal lagi.

Karenanya, lanjut dia,  pemerintah perlu lebih serius dalam menangani persoalan pangan rakyat.  “Ketahanan pangan adalah bagian dari kesejahteraan rakyat secara luas.  Dalam dalam hal yang satu ini, maaf saya harus mengatakan pemerintah gagal!" tegas Rizal Ramli yang saat  itu didampingi oleh Bachtiar Chamsyah, Mantan Mensos,  dan DR Masri Sitanggang, selaku  Ketua Panitia Kongres.

Saat dimintai keterangan alasan mengundang Rizal Ramli sebagai salah seorang pembicara pada Kongres Umat Islam Sumut,  Masri menyebut bahwa Rizal adalah salah seorang teknokrat dan mantan menteri. Ia sekaligus pengamat yang berani blak-blakan memaparkan kondisi perekonomian Indonesia.

"Kami melihat bahwa sosok Rizal Ramli adalah figur yang tepat untuk membedah persoalan ekonomi nasional dari berbagai aspek," tegas Masri.

(republika.co.id)

Berita Terkait

Nusantara

Pemkab Inhil Gelar Rakor Siaga Darurat Karhutla 2026

Nusantara

Susuri Pesisir Siak, Afni Bawa Seragam Gratis dan Pesan tentang Masa Depan

Nusantara

PLN Gangguan, Aceh, Sumut, Sumbar dan Riau Padam!

Nusantara

UPT SMP Negeri 1 Bangkinang Kota Sabet Juara III Lomba Resensi Buku se-Kabupaten Kampar

Nusantara

PPWI Fasilitasi Keluarga Jenguk Jekson Sihombing di Lapas Nusakambangan

Nusantara

Pengamat: Sengketa F-SPTI Bengkalis Cukup Mengacu Putusan PN Jakarta Timur