JAKARTA - Isu tentang gedung DPR yang mengalami kemiringan sebesar 7 derajat ini dipatahkan salam rekomendasi tim Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Tim PUPR menyatakan bahwa gedung DPR tidak mengalami kemiringan, berbeda dengan menara saidah.
Kepala Divisi Uji Kelayakan Stuktur, Laboratorium Struktur dan Material Departemen Teknik Sipil FTUI Josia Irwan Rastandi mengatakan, pernyataan mengenai gedung DPR yang miring ini hanya isu politis saja. “Ah, itu mah politis saja,” ujarnya kepada Okezone.
Dia menjelaskan, hal ini tidak mungkin karena kemiringan 7 derajat merupakan kemiringan yang luar biasa. Menurutnya, besaran 7 derajat ini melebihi kemiringan Menara Pisa sebesar 4 derajat.
“Menara Pisa miring sekitar 4 derajat. Masa gedung DPR dibilang miring, berapa derajat? 7 derajat ya kalau tidak salah? Kalau miring 7 derajat itu sudah jadi keajaiban dunia yang ke-8,” jelas dia.
Dia mengatakan hal itu sangat tidak mungkin, apalagi dengan klaim miring sebesar 7 derajat bukanlah kemiringan yang biasa. Dengan kemiringan yang luar biasa seharusnya sudah terpampang kemiringan gedung DPR.
“Masa gedung DPR dua kali lebih miring dari menara Pisa. Itu hanya akal-akalan saja kalau dibilang miring 7 derajat. Setahu saya dulu PU pun pernah mengukur tapi hasilnya tidak miring” tukas dia.
(mrt/okezone)