AJI, IJTI dan PFI Boikot Lomba Foto & Video Digelar TNI

Harijal - Selasa, 30 Agustus 2016 22:35 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2016/08/1daa0f082016_00000ajiijtidanpfiboikotlombafotovideodigelartni1gtzey5hfz.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
Aksi unjuk rasa wartawan di Banda Aceh mengecam kekerasan dilakukan TNI AU terhadap jurnalis di Medan (Rayful/Okezone)

MEDAN - Tiga organisasi jurnalis memboikot lomba foto dan video digelar Pusat Penerangan (Puspen) TNI. Aksi itu dilakukan sebagai bentuk protes atas kekerasan dilakukan prajurit TNI Angkatan Udara terhadap wartawan dan warga di Sari Rejo, Kecamatan Medan Polonia, pada Senin 15 Agustus 2016.

Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Medan, Pewarta Foto Indonesia (PFI), dan Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Sumut kompak bersikap menolak berpartisipasi dalam lomba bertema "Bersama Rakyat TNI Kuat, Hebat dan profesional" itu.

Penanganan kasus penganiayaan dua jurnalis di Medan oleh prajurit TNI AU saat meliput bentrokan di Sari Rejo prosesnya dinilai berjalan lambat. Pihak POM TNI AU yang menerima laporan para jurnalis korban penganiayaan dan pelecehan terkesan tidak serius menangani kasus yang diadvokasi oleh Tim Advokasi Pers Sumatera Utara ini.

“Sebagai bentuk solidaritas kepada sesama rekan jurnalis yang menjadi korban penganiayaan dan pelecehan yang dilakukan oleh prajurit TNI AU, maka Aliansi Jurnalis Independen Medan menyatakan memboikot lomba foto dan video yang diadakan oleh Puspen TNI dalam rangka menyambut HUT ke-71 TNI,” kata Ketua AJI Medan, Agoez Perdana, Selasa (30/8/2016).

Dia menambahkan, sebelum TNI AU serius menangani kasus penganiayaan dan pelecehan terhadap sejumlah jurnalis, pihaknya mengimbau kepada seluruh anggota AJI untuk tidak meliput atau mengikuti kegiatan apapun yang dilakukan oleh TNI.

“Kami ingin menyampaikan ke Puspen TNI bahwa jurnalis tidak bisa dibeli walau dengan embel-embel lomba foto dan video berhadiah. Bagi kami yang terpenting adalah penanganan kasus ini untuk dapat segera dituntaskan dan pelakunya diseret ke peradilan militer serta komandannya juga harus bertanggung jawab,” pungkas Agoez.

Ketua PFI Pusat, Lucky Pransiska dalam surat pernyataan sikapnya juga meminta anggotanya memboikot lomba digelar Puspen TNI, sebagai bentuk solidaritas kepada wartawan yang mengalami kekerasan oleh TNI AU.

“Meminta anggota PFI yang berada di seluruh wilayah Indonesia untuk tidak ikut berpartisipasi mengikuti lomba foto dan video yang diselenggarakan oleh Puspen TNI dalam rangka HUT Ke-71 TNI 2016,” tulisnya.

Pengurus Daerah IJTI Sumut, Budiman Amin Tanjung, juga telah mengimbau seluruh anggotanya untuk tidak berpartisipasi dalam lomba foto dan video HUT ke-71 TNI.

"IJTI mendorong Pangab dan Kasau mengambil tindakan tegas terhadap anggotanya yang melakukan tindak kekerasan. Dengan demikian, lomba foto dan video "Bersama Rakyat TNI Kuat, Hebat dan profesional" sesuai tema lomba. Bukan malah sebaliknya," tegas Budiman.

IJTI Sumut dan IJTI Pusat sedang mengumpulkan bukti video terkait kekerasan yang dilakukan TNI AU Lanud Soewondo Medan saat terjadi aksi demo warga Sari Rejo.

"Kami meyakini, hasil rekaman kamera dari korban Andri Safrin dari MNC Media dapat bercerita bagaimana keganasan oknum TNI AU saat kejadian. Tetapi naifnya, kamera korban berikut hasil rekaman itu tidak dikembalikan pihak TNI AU. Hanya dompet dan HP," sebut Budiman.

Pengda IJTI memiliki rekaman video di salah satu masjid yang menggambarkan aksi kekerasan oknum TNI AU. "Tim terus bekerja mencari dan mengumpulkan rekaman video," ujar Budiman.

(sal/okezone)

Berita Terkait

Nusantara

Sambu Group Jajaki Kolaborasi Strategis dengan PWI Riau

Nusantara

Panglima TNI Hadiri Pelantikan Pamong Praja Muda IPDN Angkatan XXXIII Tahun 2026

Nusantara

Gandeng Big Tech Hingga Festival UMKM, PWI Fest 2026 Siap Digelar di Jakarta Desember Mendatang

Nusantara

Dua Siswa UPT SDN 024 Tarai Bangun Sabet Medali di Kejuaraan Siak Open Karate Championship 2026

Nusantara

Polda Riau Musnahkan Narkoba Rp69,7 Miliar, Gagalkan Jaringan Internasional

Nusantara

Bhabinkamtibmas Polsek Kandis dan Petani Bersama Merawat Kesuburan Tanaman Jagung