Tak Bisa Jabarkan Commander Wish, Kapolri Jenderal Tito Karnavian Tegur Kapolresta Pekanbaru

Harijal - Selasa, 30 Agustus 2016 21:28 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2016/08/2cac01082016_0000takbisajabarkancommanderwishkapolrijenderaltitokarnaviantegurkapolrestapekanbaru.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
dzs/rec
Kapolri Jenderal Tito Karnivian saat memberikan keterangan kepada sejumlah wartawan di Pekanbaru.

PEKANBARU, kabarmelayu.com - Kapolresta Pekanbaru Kombes Toni Hermawan Sik, mendapat teguran dari Kapolri Jenderal Tito Karnavian dalam pengarahannya dengan sejumlah personil di jajaran Polda Riau.

Kombes Pol Toni Hermawan ditegur lantaran kurang benar menjabarkan poin-poin dari commander wish.

Commander wish merupakan program Kepolisian yang digagas Kapolri Jenderal Tito Karnavian untuk langsung bersentuhan dengan masyarakat. Namun saat Kapolresta Pekanbaru itu menjabarkannya, Tito langsung memotong pembicaraan dan menilai Toni tidak paham atas program tersebut.

"Commander wish, kami jalankan dalam bentuk patroli menggunakan GPS, jadi kami tahu anggota yang menjalankannya atau tidak. Kami mengerahkan anggota kami ke lapangan," kata Toni saat acara digelar di Mako Brimobda Riau Jalan KH Ahmad Dahlan, Kecamatan Sukajadi, Pekanbaru, Selasa (30/8/2016).

Kapolri Jenderal Tito Karnavian kembali meminta poin commander wish, Kapolresta Pekanbaru Kombes Toni Hermawan malah terbalik-balik dalam menjabarkannya. "Sudah-sudah, duduk saja. Kapolresta Pekanbaru ini saya berikan nilai 30," kata Tito.

Selanjutnya Kapolri memerintahkan Karo Ops Polda Riau Kombes Abdul Hafidh Yuhas untuk menyebutkan point commander wish ini. Jawaban dari Kombes Abdul membuat Kapolri Jenderal Tito Karnavian puas. "Ini mendekati sempurna, dan saya berikan nilai 80 lah," kata Tito kepada Kombes Abdul.

"Kalau commander wish bisa dipahami, maka peristiwa penyerangan di Mapolres Kepulauan Meranti tidak akan terjadi," lanjut Tito.

"Commander wish ini merupakan inti dari kebijakan kepolisian untuk memperbaiki kepercayaan publik kepada Polri," tambahnya.

Selain Kapolresta Pekanbaru, Jenderal Tito juga menguji kinerja para Kapolres se-Riau dalam menjalankan tugasnya, khususnya terkait commander wish.

Dikatakan Kapolri, point inti dari commander wish adalah menyangkut reformasi kultural, reformasi mental agar polisi dekat dengan masyarakat dan bersikap humanis. Selain itu, pelayanan publik berbasis teknologi, publik trust (kepercayaan publik) dan informasi yang terbuka kepada media massa serta masyarakat.

"Nantinya di Mabes POlri kita akan buatkan sistem berbasis online, setiap Polda akan dipantau. Mana yang menjalankan instruksi saya, akan dievaluasi. Nanti kita akan warning Polda yang tak mencapai target, kita kasih kesempatan satu tahapan," kata Kapolri Jenderal Tito Karnavian. (dzs/rec)

Berita Terkait

Nusantara

Sambu Group Jajaki Kolaborasi Strategis dengan PWI Riau

Nusantara

Panglima TNI Hadiri Pelantikan Pamong Praja Muda IPDN Angkatan XXXIII Tahun 2026

Nusantara

Gandeng Big Tech Hingga Festival UMKM, PWI Fest 2026 Siap Digelar di Jakarta Desember Mendatang

Nusantara

Dua Siswa UPT SDN 024 Tarai Bangun Sabet Medali di Kejuaraan Siak Open Karate Championship 2026

Nusantara

Polda Riau Musnahkan Narkoba Rp69,7 Miliar, Gagalkan Jaringan Internasional

Nusantara

Bhabinkamtibmas Polsek Kandis dan Petani Bersama Merawat Kesuburan Tanaman Jagung