Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila di Mabes TNI

Harijal - Kamis, 01 Juni 2017 13:03 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2017/06/07a707062017_00000upacaraperingatanhar.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
Puspen TNI
Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila di Mabes TNI.

JAKARTA, kabarmelayu.com - Markas Besar Tentara Nasional Indonesia (Mabes TNI) menggelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila yang diikuti oleh Prajurit dan PNS TNI, dengan Inspektur Upacara Asisten Intelijen (Asintel) Panglima TNI Mayjen TNI Benny Indra Pujihastono, di Lapangan Apel Gedung B-3, Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (1/6/2017). Presiden RI Ir. Joko Widodo dalam amanatnya yang dibacakan Asintel Panglima TNI menyampaikan Selamat Hari Lahir Pancasila. Kita lndonesia, Kita Pancasila. Semua Anda lndonesia, semua Anda Pancasila. Saya lndonesia, saya Pancasila.  Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila ini meneguhkan komitmen kita agar lebih mendalami, menghayati dan mengamalkan nilai-nilai luhur Pancasila dalam kehidupan  bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. “Harus diingat bahwa kodrat bangsa lndonesia adalah keberagaman. Takdir Tuhan untuk kita adalah keberagaman. Dari Sabang sampai Merauke adalah keberagaman. Dari Miangas sampai Rote adalah juga keberagaman. Berbagai etnis, bahasa, adat istiadat, agama, kepercayaan dan golongan bersatu padu membentuk lndonesia. Itulah kebhinneka tunggal ika-an kita,” kata Presiden RI Joko Widodo. Presiden RI Joko Widodo mengajak peran aktif para ulama, ustadz, pendeta, pastor, bhiksu, pedanda, tokoh masyarakat, pendidik, pelaku seni dan budaya, pelaku media, jajaran birokrasi, TNI dan Polri serta seluruh komponen masyarakat untuk menjaga Pancasila.  “Tidak ada pilihan lain kecuali kita harus bahu membahu menggapai cita-cita bangsa sesuai dengan Pancasila. Tidak ada pilihan lain kecuali seluruh anak bangsa harus  menyatukan hati, pikiran dan tenaga untuk persatuan dan persaudaraan.  Tidak ada pilihan lain kecuali kita harus kembali ke jati diri sebagai bangsa yang santun, berjiwa gotong royong dan toleran.  Tidak ada pilihan lain kecuali kita harus menjadikan lndonesia bangsa yang adil, makmur dan bermartabat di mata internasional,” jelasnya. “Sekali lagi, jaga perdamaian, jaga persatuan, dan jaga persaudaraan di antara kita. Mari kita saling bersikap santun, saling menghormati, saling toleran, dan saling membantu untuk kepentingan bangsa. Mari kita saling bahu-membahu, bergotong royong demi kemajuan lndonesia,” ujar Presiden RI Joko Widodo.(puspentni)

Berita Terkait

Nusantara

SMP Negeri 4 Siak Hulu Kembali Bertabur Medali di Riau Challenge 2026 Taekwondo Tournament dan Kejuaraan Pencak Silat Historis Championship 2026

Nusantara

Sisir Tiga Kampung Narkoba di Pekanbaru, 10 Orang Positif Diamankan

Nusantara

Api Padam, Pekerjaan Belum Selesai

Nusantara

Fenomena Bulan Darah Ubah Langit Menjadi Merah Api

Nusantara

PPWI Inhil, BDPN, Kades dan Warga Pungkat Bahu Membahu Padamkan Api yang Membakar Kebun Warga

Nusantara

PLN Tembilahan Belum Tuntaskan Kabel Semrawut