Mentan RI Minta Babinsa, Kepala Desa dan PPL Bantu Serap Gabah Petani

Harijal - Jumat, 10 Maret 2017 21:19 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2017/03/ba6cb1032017_0000mentanrimintababinsa.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
Puspen TNI
Mentan RI Minta Babinsa, Kepala Desa dan PPL Bantu Serap Gabah Petani.

CILACAP, kabarmelayu.com - Menteri Pertanian RI, Ir Andi Amran Sulaiman meminta kepada para Babinsa, Kepala Desa dan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), untuk membantu pemerintah dalam program serap gabah petani, untuk di jual ke Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Bulog) sesuai dengan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) Rp 3.700/Kilogram. Hal tersebut disampaikan Mentan RI saat menghadiri acara “Tanam, Panen, dan Serap Gabah Petani” di Desa Wanareja, Kecamatan Wanareja, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Jumat (10/3/2017). Dalam sambutannya Ir. Andi Amran Sulaiman meminta para petani untuk menjual gabahnya ke Bulog sesuai HPP Rp 3.700/Kg, dimana harga ini lebih tinggi dari harga pasar. “Alhamdulillah selama lima hari melakukan kunjungan kerja  ke sejumlah daerah di Jawa Timur, Jawa Tengah, dan akan berlanjut ke Jawa Barat, para petani telah sepakat menjual gabah hasil penennya kepada Bulog,” ujarnya. Lebih lanjut Mentan RI menyampaikan bahwa, sebelumnya harga Gabah Kering Panen (GKP) di tingkat petani berkisar Rp 2.900/Kg - Rp 3.400/Kg. “Kami membelinya dengan harga Rp 3.700/Kg dan hal ini  merupakan perintah langsung dari Bapak Presiden RI Ir. Joko Widodo agar  para petani  jangan dibiarkan merugi terus menerus,” katanya. Usai melaksanakan panen raya di Desa Wanareja, Kecamatan Wanareja, Kabupaten Cilacap, Mentan RI menjelaskan bahwa penjualan gabah ke Bulog memiliki manfaat yang sangat besar karena ada selisih harga sebesar Rp 500/Kg dari harga di pasaran yang rata-rata Rp 3.200 per kilogram. “Sesuai dengan instruksi Presiden RI Ir. Joko Widodo, harga gabah di tingkat petani naik menjadi Rp 3.700/Kg dan pemerintah harus menjaga agar petani tetap untung sehingga bisa berproduksi kembali, tetapi kalau petani merugi maka akan sulit melakukan produksi selanjutnya,”  kata Ir. Andi Amran Sulaiman. Dalam kunjungannya ke Cilacap, Mentan RI juga menyaksikan panen raya padi yang menggunakan mesin sekaligus tranplantasi benih padi dengan mesin otomatis. Selain itu juga Mentan RI, membagikan 10 unit traktor kepada kelompok tani dan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Cilacap Jawa Tengah. Safari Menteri Pertanian RI Ir. Andi Amran Sulaiman selama lima hari ke beberapa daerah di Jawa Timur, Jawa Tengah dan Jawa Barat, merupakan tindak lanjut dari Instruksi Presiden RI Ir. Joko Widodo untuk turun langsung ke tengah-tengah para petani, agar memahami masalah para petani di lapangan dan memberikan solusinya. Turut hadir dalam acara tersebut antara lain, Bupati Cilacap H. Tatto Suwarto, Direktur SDM Bulog Pusat Dr. Wahyu Suparyono, Kepala Tim Sergap Gabah Mabesad Brigjen TNI Sudarto, Danrem 071/WK Kolonel Inf Suhardi, Tim Sergap Mabesad Kolonel Arm Dedi K dan Dandim 0703/Cilacap Letkol Inf Ferdial Lubis.(puspentni)

Berita Terkait

Nusantara

Kegiatan Cek Kesehatan Gratis di SMP Negeri 3 Gunung MaLelo

Nusantara

Ngeri! Nelayan Inhil di Inhil Selamat dari Terkaman Buaya, Bertahan 6 Jam di Atas Pohon

Nusantara

SMP Negeri 4 Siak Hulu Kembali Bertabur Medali di Riau Challenge 2026 Taekwondo Tournament dan Kejuaraan Pencak Silat Historis Championship 2026

Nusantara

Sisir Tiga Kampung Narkoba di Pekanbaru, 10 Orang Positif Diamankan

Nusantara

Api Padam, Pekerjaan Belum Selesai

Nusantara

Fenomena Bulan Darah Ubah Langit Menjadi Merah Api