Aspers Panglima TNI Sosialisasikan Netralitas TNI pada Pemilu 2024

Harijal - Kamis, 21 Desember 2023 19:46 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2023/12/77c7b3122023_untitled1.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
Puspen TNI

JAKARTA - "Menghadapi tahun politik, saya harapkan kepada seluruh personel TNI yang bertugas di lingkungan PT Pertamina (Persero) seluruh wilayah Indonesia agar wajib menjalankan perintah Panglima TNI tentang Netralitas TNI pada Pemilu tahun 2024".

Demikian amanat Aspers Panglima TNI Marsekal Muda TNI Arif Widianto, S.A.B., M.Tr.(Han) yang dibacakan Waaspers Panglima TNI Brigjen TNI Budi Eko Mulyono pada Evaluasi dan Penekanan Netralitas TNI kepada prajurit TNI yang bertugas di PT Pertamina (Persero), bertempat di Aula Gedung Satpamwal, Denma Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (19/12/2023).

Aspers Panglima TNI menegaskan tahun politik sedang berlangsung, kampanye dan debat capres sudah dimulai diharapkan seluruh personel TNI dan keluarganya Netral dalam mendukung pesta demokrasi yang damai dan kondusif.

“Perintah Panglima TNI tentang Netralitas TNI pada Pemilu 2024, harus dipedomani dan dilaksanakan untuk menjaga citra positif TNI,” tegas Aspers.

Untuk menghindari pelanggaran prajurit dalam pemilu tahun 2024 Aspers Panglima TNI terus melakukan sosialisasi netralitas TNI kepada prajurit dengan menghadirkan narasumber dari Babinkum TNI dan Puspom TNI kepada 174 prajurit yang ditugaskan di PT Pertamina dalam rangka mengamankan objek vital nasional merupakan bagian dari tugas pokok TNI dalam Operasi Militer Selain Perang (OMSP) sebagaimana diamanatkan Undang-undang TNI nomor 34 tahun 2004 tentang TNI.

Kolonel Chk (K) Sri Widyastuti, S.H., M.H. Kabidgakkum Babinkum TNI menyampaikan sejumlah hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan oleh prajurit TNI aktif pada Pemilu 2024, mulai dari masa kampanye hingga pelaksanaan. Sementara Kolonel (PM) Joko Tri Suhartono, Dirgakkum puspom TNI memberikan pencerahan tentang mekanisme, dan resiko hukum yang ditanggung oleh prajurit TNI bila terbukti ada pelanggaran pemilu setelah ditetapkan Bawaslu.

Salah satu upaya dan komitmen TNI dalam mendukung pemilu damai dan menjaga tetap terjaganya netralitas, TNI telah membuka sejumlah posko pengaduan pelanggaran pemilu di seluruh kotama TNI.  Tujuannya untuk menampung laporan temuan bila ada pelanggaran pemilu yang dilakukan oleh prajurit TNI. Selanjutnya setelah diteliti dan dinilai Bawaslu merupakan sebuah pelanggaran pemilu, maka akan diproses sesuai mekanime hukum yang ada.

Autentikasi: Kabidpenum Puspen TNI Kolonel Laut (P) Agung Saptoadi

Berita Terkait

Nusantara

Pertama di Riau, Bupati Herman Resmikan Layar Digi Tembilahan

Nusantara

Pemkab Solok Sambangi TRC 112 Pekanbaru

Nusantara

Unik, Nenek Gajah 60 Tahun di Ukui Ini Pilih Hidup Soliter

Nusantara

Bupati Afni: Keterbatasan Fiskal Tidak Mengurangi Komitmen Pemkab Siak Membangun Daerah

Nusantara

PSPS Ungkap Strategi Jelang Musim 2026-2027

Nusantara

Restorative Justice, Kejari Rohul Bebaskan Tersangka Pencurian dan Pengancaman