Panglima TNI: TNI-Polri Netral Pemilu 2024 Aman dan Damai

Harijal - Rabu, 01 November 2023 22:20 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2023/11/0e3a69112023_untitled7.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
Puspen TNI

JAKARTA - Kuncinya aman dan sejuk itu, TNI-Polri netral, saya yakin masyarakatpun gak mau mengganggu, kalau TNI-Polri netral, saya yakin mereka akan berfikir sepuluh kali untuk mengganggu jalannya Pemilu, ia pasti akan melihat TNI-nya bagaimana, Polri-nya bagaimana, kalau TNI-Polri mulai goyang sana, goyang sini, masyarakat ikut juga nanti, yang ingin mengganggu banyak, yang ingin netralitas TNI-Polri bubar, juga banyak, maka kuncinya adalah netralitas, soliditas.

Hal tersebut disampaikan Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M. yang didampingi Asops Panglima TNI dan Kapuspen TNI dalam memberikan materi pada acara Apel Kasatwil Tahun 2023, dengan  tema  “Penguatan Kepemimpinan Polri Yang Presisi Guna Mengamankan Tahapan Pemilu dan Agenda Nasional Tahun 2024 Dalam Rangka Mewujudkan Indonesia Maju,” berlangsung di Gedung The Ritz Carlton Jakarta Mega Kuningan, Jakarta selatan, Rabu (1/11/2023).

Panglima TNI mengatakan, bahwa TNI berpedoman pada Peraturan Perundang-Undangan seperti yang diamanatkan Undang-Undang RI No. 34 tahun 2004 dimana salah satu Tugas Pokok TNI adalah membantu tugas Pemerintah di daerah dan membantu Polri dalam rangka tugas Kamtibmas, TNI harus  bersikap netral sesuai UU RI No. 34 tahun 2004, UU RI No. 10 tahun 2016 dan UU RI No.7 tahun 2017.

Panglima TNI berharap kepada jajaran TNI-Polri untuk bekerja sama, saling  berkomunikasi, solid dan kompak dari tingkat pejabat atas sampai ke tingkat paling bawah di lapangan. 

“Para Satkowil ini tentunya bagaimana kita bersinergi yang baik, solid sesuai dengan tanggung jawabnya tentunya, saling menghargai, saling menghormati, tentunya kita memiliki tugas pokok dan wewenang masing-masing, sehingga saya yakin di daerah saya lihat sudah semuanya solid, sudah sinergi, tolong dipertahankan, apalagi di Satkowil. Sering-seringlah berkomunikasi, berkoordinasi, karena tidak bisa sinergitas TNI-Polri itu hanya di pampang di baliho saja,” ucap Panglima TNI.

Selanjutnya dikatakan Panglima TNI, “Pemimpin di wilayah, Kapolda dengan Pangdam, Kapolres dan Dandim, Kapolsek dan Danramil ini harus selalu bergandengan, selalu bersama-sama, biar Prajurit yang melihat sungkan akan berbuat yang tidak benar, karena pemimpinnya sudah bersatu, masa anak buahnya mau bertikai, tidak mungkin, maka tunjukan dulu para pemimpinnya ini jalin terus komunikasi dan koordinasi, dan saya sudah perintahkan kepada seluruh jajaran baik TNI AD, TNI AL, TNI AU jalin terus, karena inilah kekuatan negara kita, inilah yang membuat kita kuat, apabila TNI-Polri kuat," sambungnya.

Lebih lanjut Panglima TNI menyampaikan terkait nasib di masa depan, pangkat dan jabatan, semuanya sudah ada yang ngatur. "Itu sudah diatur Tuhan, sudah ada garis tangannya tidak usah neko-neko, pangkat, jabatan kesejahteraan serahkan semuanya kepada Yang Maha Kuasa, yang penting kita kerja dengan baik sesuai dengan porsi masing-masing, rejeki datang sendiri," pungkasnya.

Turut hadir Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, para Kapolda dan Kapolres di seluruh Indonesia dan para undangan.

Autentikasi: Kabidpenum Puspen TNI, Kolonel Laut (P) Agung Saptoadi

Berita Terkait

Nusantara

Mutasi di Lingkungan Polres Siak, Sejumlah Kasat dan Kapolsek Mengikuti Upacara Serah Terima Jabatan

Nusantara

Merawat Masa Depan, Begini Skema Tanam 25 Pohon untuk Pelajar

Nusantara

Kabel Semrawut di Inhil Belum Tuntas, PLN Menunggu Tim Gabungan

Nusantara

Lapas Bagansiapiapi Gelar Sholat Istisqa

Nusantara

Pengusaha Butuh Stabilitas dan Transparansi

Nusantara

Diguyur Hujan, Kualitas Udara Pekanbaru Pulih